• Sabtu, 28 Februari 2026

Dapur Hotel Grand Anugerah Express Terbakar, Dua Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12.41 WIB
55

Kedua korban saat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Foto: Ist

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kebakaran terjadi di dapur Hotel Grand Anugerah Express yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/2/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga ke Mako Tendean pada pukul 05.54 WIB. Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung langsung bergerak cepat mengerahkan lima unit armada ke lokasi kejadian.

Unit yang diberangkatkan antara lain RAN Banteng 011, RAN Macan 021, RAN Supply 022, RAN Rajawali 01, serta satu unit Rescue. Seluruh armada keluar dari pos secara berurutan mulai pukul 05.55 WIB hingga 05.59 WIB dan tiba di lokasi dengan response time satu menit.

Komandan Pleton (Danton) Damkar Kota Bandar Lampung, M. Awalludin, menjelaskan bahwa objek yang terbakar merupakan area dapur hotel dengan luas sekitar 4x6 meter.

“Berdasarkan keterangan dari Bapak Ardan selaku staf bagian Bar & Kitchen Hotel Grand Anugerah Express, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pemanasan minyak yang terlalu lama hingga mencapai titik api atau overheat. Api kemudian menyambar minyak tersebut dan membesar, lalu menjalar ke bagian plafon dapur serta menghanguskan sejumlah peralatan,” ujarnya.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

"Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam dan dinyatakan selesai pada pukul 06.55 WIB. Dalam upaya pemadaman, petugas menghabiskan sekitar empat tangki air," jelasnya. 

Selain itu, sebanyak 20 personel dikerahkan dalam operasi tersebut, dilengkapi dengan empat unit SCBA (Self Contained Breathing Apparatus), satu unit hexos, serta satu genset untuk mendukung proses pemadaman dan evakuasi di lokasi yang dipenuhi asap tebal.

Akibat insiden tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Korban pertama adalah Piantoko (39), petugas keamanan hotel, yang mengalami sesak napas akibat kekurangan oksigen saat membantu proses evakuasi tamu. Korban kedua, Dwi Andini Pramesti (22), seorang pengunjung hotel, mengalami luka di bagian pelipis kanan dan terkilir pada kaki setelah melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri. 

"Kedua korban langsung dilarikan ke RS Bumi Waras, Bandar Lampung, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, " ungkapnya. 

Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bagian lain bangunan hotel yang berpotensi menimbulkan kerusakan lebih besar. (*)