• Kamis, 26 Februari 2026

Dikeluhkan Banyak Warga, Parosil Minta Tiga Ruas Jalan Provinsi di Lampung Barat Segera Dibangun

Kamis, 26 Februari 2026 - 20.25 WIB
28

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Jami Al-Muhajirin, Pekon Sukapura, Kecamatan Sumber Jaya, Kamis (26/2/2026). Foto: Echa/kupastuntas.co

‎Kupastuntas.co, Lampung Barat - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menitipkan pesan khusus kepada Gubernur Lampung terkait percepatan pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang melintasi wilayah Lampung Barat.

Pesan tersebut menyoroti tiga ruas jalan penghubung antar kabupaten yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

‎Pesan itu disampaikan dalam agenda Safari Ramadan tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Kabupaten Lampung Barat, Kamis (26/2/1016).

Aspirasi tersebut diteruskan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, yang memimpin rombongan Safari Ramadan.

‎Parosil secara langsung meminta perhatian Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terhadap akses jalan provinsi yang dinilai memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, kondisi jalan yang baik akan berdampak langsung pada perekonomian daerah.

‎“Ada tiga jalur utama penghubung Kabupaten Lampung Barat dengan kabupaten lain yang menjadi kewenangan provinsi dan sangat kami harapkan mendapat perhatian serius,” ujar Parosil saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Jami Al-Muhajirin, Pekon Sukapura, Kecamatan Sumber Jaya, Kamis (26/2/2026).

‎Parosil merinci tiga ruas jalan tersebut, yakni jalur Lampung Barat–Tanggamus melalui Ulu Belu, jalur Sukabumi–Suoh, serta jalur dari pusat Kota Liwa menuju Kabupaten OKU Selatan. Ketiga jalur tersebut merupakan akses utama aktivitas masyarakat.

‎Ia menegaskan bahwa status jalan tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung.

Namun hingga kini, kondisi ruas jalan tersebut masih menjadi perhatian karena sering dikeluhkan warga akibat kerusakan dan keterbatasan akses.

‎“Jalan ini sering sekali dikeluhkan masyarakat, bahkan cepat viral di media sosial. Tidak semua warga memahami bahwa jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung,” tegas Parosil di hadapan rombongan Safari Ramadan.

‎Menurut Parosil, infrastruktur jalan yang memadai sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung sektor pariwisata yang menjadi andalan Lampung Barat.

‎“Kalau akses jalannya baik, maka hasil pertanian bisa lancar didistribusikan, pariwisata juga berkembang, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.

‎Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan.

Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan menjadi kunci agar pembangunan tidak terhambat kewenangan.

‎“Kehadiran Bapak dan Ibu dari Pemerintah Provinsi Lampung menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami di daerah,” ujar Parosil.

“Sinergi ini sangat penting agar kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok pekon,” imbuhnya.

‎Menanggapi hal tersebut, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, menyatakan aspirasi Bupati Lampung Barat akan segera ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada gubernur.

‎“Terkait apa yang disampaikan Pak Bupati mengenai akses jalan provinsi, sepulang dari Safari Ramadan ini, besok pagi akan kami sampaikan langsung kepada Pak Gubernur,” kata Bani.

‎Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan di seluruh wilayah.

‎“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Safari Ramadan ini menjadi ruang untuk bertemu langsung, mendengar, dan memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran,” jelasnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, Tim Safari Ramadan Provinsi Lampung juga menyerahkan bantuan untuk rumah ibadah serta santunan kepada anak yatim dan piatu.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat, Sekda, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi perangkat daerah Provinsi Lampung. (*)