• Rabu, 25 Februari 2026

Lampung Susun Arah Pembangunan 2027, Fokus Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13.19 WIB
19

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat membuka Forum Konsultasi Publik RKPD tahun 2027, Rabu (25/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi memulai tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahunan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, di Balai Keratun Lantai III, Rabu (25/2/2026).

Dalam paparannya, Marindo menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan.

Hal ini penting untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari dinamika pembangunan hingga keterbatasan pendanaan daerah.

"Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun kita juga menyadari, salah satu tantangan birokrasi adalah ritme regulasi yang sering kali lebih lambat dibandingkan perkembangan kebutuhan di masyarakat," ujar Marindo.

Arah pembangunan Lampung tahun 2027 sendiri akan difokuskan pada sinkronisasi program daerah dengan prioritas nasional, sejalan dengan visi Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.

Kolaborasi lintas sektor pun akan diperkuat hingga ke tingkat desa. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci dalam mendukung berbagai program prioritas nasional, seperti makan bergizi gratis, pembangunan 3 juta rumah, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

"Dari sisi capaian, Pemprov Lampung mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 9,66 persen untuk pertama kalinya berada di angka satu digit," kata dia.

Meski demikian, perhatian khusus masih diberikan pada kantong kemiskinan di wilayah perdesaan. Untuk menjawab tantangan tersebut, terdapat enam fokus utama pembangunan tahun 2027.

Diantaranya peningkatan pendapatan masyarakat dan pengurangan kesenjangan ekonomi. Penguatan ekonomi berkelanjutan melalui tata kelola dan tata niaga pertanian, termasuk hilirisasi berbasis desa.

"Pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dukungan program makan bergizi gratis yang berdampak pada kesehatan sekaligus ekonomi lokal," katanya.

Kemudian peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi kompetensi maupun pembentukan karakter. Penguatan layanan kesehatan yang merata, termasuk upaya percepatan penurunan stunting.

"Dengan mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi dan Industri Berbasis Potensi Daerah”, RKPD 2027 diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat di Bumi Lampung," katanya. (*)