DPRD Lampung Janji Kawal Enam Tuntutan Mahasiswa Soal Pendidikan Gratis dan Kesejahteraan Guru
Suasana diskusi antara mahasiswa dan Anggota DPRD Lampung dan Pemprov. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Massa aksi yang tergabung dalam
Aliansi Lampung Melawan tiba di depan kantor DPRD Lampung sekitar pukul 11.30
WIB, Senin (23/2/2026).
Setelah menyampaikan aspirasi selama kurang lebih 45 menit,
aparat kepolisian membuka kawat berduri sehingga massa diperbolehkan masuk ke
halaman kantor DPRD Lampung.
Sekitar pukul 13.00 WIB, massa aksi diterima langsung oleh Ketua
DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Wakil Ketua I Kostiana, serta sejumlah anggota
DPRD di antaranya Yanuar Irawan, Ketut Romeo, Syukron Muhtar, Lesty Putri
Utami, Budhi Condro Wati, dan Ketut Dewi Nadi.
Turut hadir pula sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Lampung,
seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Thomas Amirico, Asisten I M.
Firsada, Sekretaris DPRD Descatama Paksi Moeda, serta Staf Ahli Bidang Politik,
Hukum, dan Pemerintahan Achmad Saefullah.
Dalam orasinya, Ketua BEM Universitas Lampung, Aditya Putra
Bayu, menyampaikan enam tuntutan utama dari Aliansi Lampung Melawan.
"Pertama, menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama
negara. Kedua, mewujudkan pendidikan gratis tanpa syarat dan tanpa diskriminasi.
Ketiga, menambah anggaran pendidikan secara nyata dan transparan," kata
dia.
Keempat, memprioritaskan serta meningkatkan kesejahteraan guru
honorer. Kelima, dapat memindahkan siswa SMA Siger Bandar Lampung ke sekolah
yang memiliki legalitas resmi dengan jaminan beasiswa.
"Keenam, mendorong regulasi pajak progresif yang
dialokasikan untuk anggaran pendidikan. Ini tuntunan kami kepada pemerintah
untuk dapat segera di tindaklanjuti," sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri
Akbar menyatakan seluruh aspirasi mahasiswa akan segera ditindaklanjuti.
"Kami DPRD sebagai pengawas nanti akan kami sampaikan. Nanti
kami akan kawal kebijakan aspirasi teman-teman untuk bisa
diimplementasikan," katanya.
Ia menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga pengawas akan mengawal
berbagai tuntutan tersebut agar dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah.
"Seluruh aspirasi kami terima dengan baik. Nanti akan kami
sampaikan dan kawal agar bisa diimplementasikan. Mudah-mudahan ini membawa
kebaikan untuk Provinsi Lampung," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan
menjelaskan bahwa pihaknya telah mendorong evaluasi anggaran pendidikan,
termasuk upaya menghapus pungutan komite sekolah, khususnya di SMA dan SMK
negeri.
Ia juga menyoroti persoalan SMA Siger di Bandar Lampung yang
dinilai tidak memiliki legalitas formal. Menurutnya, DPRD telah meminta Dinas
Pendidikan untuk menjelaskan kronologi dan memastikan para siswa tidak menjadi
korban.
"Jangan sampai anak-anak yang sudah bersekolah justru
dirugikan. Harus ada solusi konkret, termasuk relokasi ke sekolah resmi dan
jaminan keberlanjutan pendidikan mereka," kata Yanuar.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan
guru honorer yang masih menerima gaji sangat rendah. Bahkan, ia mengungkapkan
masih ada guru yang hanya menerima sekitar Rp200 ribu per bulan.
Menurutnya, Komisi V DPRD Lampung akan terus mendorong
peningkatan anggaran pendidikan tahun 2026 agar lebih seimbang dengan sektor
lain, sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi
Lampung.
"Jadi memang yang sekolah gratis baru yang negeri karena
memang fiskal kita anggaran kita baru bisa mengakomodir SMA dan SMK yang Negeri
anggaran pendidikan memang masih dalam pembahasan untuk 2026," kata dia.
Usai menyampaikan aspirasi dan berdialog para mahasiswa
membubarkan diri dari halaman kantor DPRD Lampung dengan tertib. (*)
Berita Lainnya
-
Persiapan TKA 2026 Dikebut, Sekolah Jalani Simulasi Server dan Perangkat
Senin, 23 Februari 2026 -
Rp129 Miliar Tambahan Anggaran Pendidikan Lampung Dialokasikan untuk BOPD, Kelas Cangkok, dan Vokasi
Senin, 23 Februari 2026 -
MBG Ramadhan Mulai Dibagikan, Siswa Terima Paket Takjil Makanan Kering untuk Berbuka Puasa
Senin, 23 Februari 2026 -
Keren dan Membanggakan! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Mister Lampung Ambassador 2026
Senin, 23 Februari 2026









