• Selasa, 03 Februari 2026

Kecelakaan Beruntun di Natar, Dua Korban Luka Berat Dilarikan ke Rumah Sakit

Selasa, 03 Februari 2026 - 17.42 WIB
47

Tampak Truk yang sedang mengantri di SPBU Natar ringsek setelah ditabrak dari belakang. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Aktivitas pengisian bahan bakar di SPBU Hajimena mendadak berubah menjadi kepanikan setelah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Kilometer 14–15, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa itu mengakibatkan dua orang mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, mengatakan kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yakni truk tangki, truk engkel, dan sepeda motor. Insiden bermula saat arus lalu lintas cukup padat di sekitar area SPBU.

“Menurut informasi dari saksi-saksi, kecelakaan berawal ketika sebuah kendaraan Mitsubishi truk tangki berwarna kuning, bernomor polisi BG 8264 MY, yang datang dari arah Bandar Jaya menuju Bandar Lampung, tidak memperhatikan kendaraan Mitsubishi truk engkel berwarna kuning silver, nomor polisi BE 8633 DBB, yang sedang berhenti di depan SPBU Hajimena untuk mengisi bahan bakar,” ujar Erza.

Akibat kurangnya perhatian pengemudi, truk tangki tersebut menabrak truk engkel hingga terdorong ke depan. Di depan truk engkel, terdapat sepeda motor Honda Beat warna silver bernomor polisi BE 2595 DBB yang sedang berhenti, serta seorang pejalan kaki di sekitar lokasi.

Benturan beruntun pun tak terhindarkan. Sepeda motor beserta pejalan kaki ikut tertabrak, hingga keduanya terpental keluar dari badan jalan. Suasana di sekitar SPBU sempat panik, dan sejumlah warga berupaya memberikan pertolongan awal kepada para korban.

Dalam peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor, Imam Saputra (34), mengalami luka berat berupa patah kaki kiri, luka robek di kaki kanan, luka lecet di beberapa bagian tubuh, serta cedera serius di bagian kepala hingga mengalami pecah pembuluh darah. “Korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Erza.

Sementara itu, pejalan kaki bernama M Riski (31) juga mengalami luka cukup parah, antara lain luka robek pada kaki kanan, memar di bagian dada, serta pendarahan dari telinga kiri. Riski juga menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

Kecelakaan tersebut menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp30 juta. Petugas kepolisian telah melakukan pengecekan kondisi korban di rumah sakit, mencatat keterangan saksi-saksi, membuat sketsa lokasi kejadian, serta mengamankan barang bukti ke Pos Lantas Polsek Natar.

“Untuk saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran untuk semua pengendara agar selalu berhati-hati di jalan,” tukas Erza.

Sementara itu, Kapolsek Natar, AKP Setyo Budi Howo, menyebut peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ia memastikan dua korban luka berat telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. “Iya, ojek online itu luka berat, lalu ada satu orang lagi. Saat ini kedua korban luka berat masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara,” terangnya.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat salah satu korban yang merupakan pengemudi ojek online tergeletak tak sadarkan diri di depan area pompa pengisian bahan bakar, tak lama setelah kecelakaan beruntun tersebut terjadi. (*)