• Selasa, 27 Januari 2026

Puntung Rokok Picu Kebakaran di KMP Amarisa, Pelayaran Bakauheni–Merak Sempat Mencekam

Selasa, 27 Januari 2026 - 09.44 WIB
35

Tampak bekas kebakaran di bagian kapal KMP Amarisa yang terjadi Senin (26/1/2026) kemarin. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Perjalanan laut KMP Amarisa dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak sempat berubah menegangkan setelah kebakaran terjadi di atas kapal, Senin (26/1/2026). Api muncul saat kapal telah berlayar sekitar setengah jam dan memicu kepanikan di kalangan penumpang.

KMP Amarisa bertolak dari Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni pada pukul 09.25 WIB. Sekitar 30 menit kemudian, awak kapal mendapati kobaran api di Deck A luar sebelah kiri kapal. Kondisi angin yang mencapai 20 knot membuat api cepat membesar.

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang masih menyala dan dibuang ke dalam tong sampah. Api kemudian merambat ke material di sekitar tangga darurat sekoci kapal hingga menimbulkan asap tebal.

Situasi tersebut membuat sejumlah penumpang panik. Beberapa di antaranya terlihat mengenakan jaket keselamatan.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyebut api sempat menghanguskan sebagian area di dek kiri kapal.

“Benar, telah terjadi kebakaran di KMP Amarisa saat dalam pelayaran menuju Pelabuhan Merak. Api cepat diketahui dan langsung ditangani oleh petugas kapal,” ujarnya.

Koordinator Pos SAR Merak, Afriliansyah, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh awak kapal yang sedang melakukan patroli rutin. Setelah itu, ABK langsung melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.05 WIB. Kapal kemudian melanjutkan pelayaran dengan pengawasan ketat hingga tiba di Pelabuhan Merak.

“Kapal sudah sandar dengan aman di Dermaga 3 Pelabuhan Merak pada pukul 11.44 WIB,” ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale dalam keterangan rilisnya, Senin (26/1/2026).

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Setelah situasi dinyatakan terkendali, pihak kapal berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan untuk memastikan keamanan seluruh penumpang dan kru.

Hingga kini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Pihak SAR dan operator kapal juga kembali mengingatkan penumpang agar tidak membuang puntung rokok sembarangan demi keselamatan bersama. (*)