• Selasa, 20 Januari 2026

Natal di Balik Jeruji, Harapan Tetap Menyala di Lapas Kalianda

Selasa, 20 Januari 2026 - 17.14 WIB
40

Suasana Natal di Lapas Kalianda. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Suasana Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Selasa (20/1/2026), terasa berbeda. Lagu-lagu rohani mengalun lembut, doa dipanjatkan dengan khusyuk, dan wajah-wajah penuh harap tampak dari warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Kristiani yang mengikuti ibadah dan perayaan Natal Tahun 2025.

Meski berada di balik jeruji, semangat Natal tetap hidup. Lapas Kalianda menghadirkan perayaan Natal sebagai ruang perenungan dan penguatan iman bagi WBP, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan melalui Penyuluh Agama Katolik dan Kristen.

Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa harapan, pengampunan, dan kasih Tuhan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurahman menegaskan, kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian penting dari pembinaan kepribadian warga binaan sekaligus pemenuhan hak dasar beribadah.

“Lapas Kalianda berkomitmen memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan. Setiap warga binaan, tanpa memandang latar belakang agama, memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadahnya,” ujar Kalapas.

Ia berharap, perayaan Natal ini dapat menjadi momentum refleksi diri, memperkuat iman, serta menumbuhkan harapan baru agar warga binaan kelak mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Melalui perayaan Natal tersebut, nilai-nilai kasih, toleransi, dan kebersamaan terus ditanamkan di lingkungan Lapas Kalianda. Tidak sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang manusiawi, bermakna, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (*)