10 Tim Siap Adu Kuat di Liga 4 Lampung, Kick Off 25 Januari 2026
10 Tim Siap Adu Kuat di Liga 4 Lampung, Kick Off 25 Januari 2026. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 10 tim siap bersaing pada Liga 4 Zona Lampung musim 2025/2026 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 25 Januari 2026.
Kompetisi ini menjadi satu-satunya ajang mandatori yang digelar PSSI Provinsi Lampung pada musim ini.
10 tim dibagi menjadi dua grup, di gup A ada Oosthaven Putra Lampung FC, Tanggamus Farmers FC, Perseti FC, Bandar Lampung FC, dan S.S Lampung FC.
Sementara di grup B ada GGF FC, TS. Saiburai Lampung, Mesuji FC, Trisula Raya FC, dan Bintang Utara Pratama.
Sekretaris Umum PSSI Lampung, Mursalin Lamo, mengatakan Liga 4 Lampung berlangsung selama 12 hari pertandingan dengan estimasi selesai pada 13 atau 14 Februari 2026. Seluruh laga rencananya dipusatkan di Stadion Pahoman, Bandar Lampung.
“Liga 4 ini merupakan kompetisi mandatori PSSI Lampung dan digelar terpusat di Stadion Pahoman,” ujar Mursalin, Minggu (18/1/2026).
Menurutnya, keputusan penyelenggaraan kompetisi merupakan hasil koordinasi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Lampung Kombes Pol Sumardji bersama para senior sepak bola Lampung.
Penunjukan Sumardji sebagai Plt Ketua sejak 24 Desember 2025 menjadi dasar pengambilan keputusan strategis agar kompetisi tetap berjalan.
Mursalin menyebut jumlah peserta pada musim ini meningkat dibanding musim sebelumnya yang hanya diikuti delapan tim. Ia menilai peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi pembinaan sepak bola daerah.
“Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan keterbatasan stadion alternatif, seperti fasilitas dan sistem drainase, serta faktor cuaca. Selain itu, jadwal juga disesuaikan dengan aktivitas masyarakat dan agenda latihan Bhayangkara Presisi Lampung FC,” jelas dia.
Panitia menargetkan Liga 4 Lampung rampung sebelum memasuki bulan Ramadan yang diperkirakan mulai 18 Februari 2026.
Tak hanya menjadi ajang regional, Liga 4 Lampung juga menjadi pintu menuju putaran nasional. Tim juara dipastikan mewakili Lampung di tingkat nasional dengan kuota minimal satu tim.
“Lampung bahkan berpeluang mengirim dua tim, tergantung penilaian koefisien PSSI pusat,” pungkas Mursalin. (*)
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Tangani Batu Empedu dengan Bedah Laparoskopi Minim Sayatan
Minggu, 18 Januari 2026 -
DPRD Lampung Dukung Pergub Larangan Penjualan Ayam Hidup ke Luar Daerah, Dorong Perbanyak RPA
Minggu, 18 Januari 2026 -
Pengamat Nilai Larangan Jual Ayam ke Luar Lampung Dorong Hilirisasi, Tapi Perlu Insentif dan Investor
Minggu, 18 Januari 2026 -
Satu Tahun Program MBG, JPPI Sebut Ada 21.254 Korban Keracunan
Minggu, 18 Januari 2026









