• Jumat, 16 Januari 2026

‎Universitas Teknokrat Peringati Isra Mi’raj Perdana di Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru Lampung

Jumat, 16 Januari 2026 - 17.52 WIB
17

‎Universitas Teknokrat Indonesia memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Hijrah, Kota Baru Lampung, Jumat (16/1/2026). Foto: Ist

Sri

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Hijrah, Kota Baru Lampung, Jumat (16/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan peringatan Isra Mi’raj pertama yang digelar di masjid tersebut.

‎Rektor Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus Ketua Badan Pembangunan Masjid Agung Agung Al Hijrah Lampung, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

‎Ia berharap Masjid Agung Al Hijrah dapat terus dimakmurkan dan menjadi pusat kegiatan keagamaan di kawasan Kota Baru.

‎“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan peringatan Isra Mi’raj yang pertama di Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru. Ini menjadi sejarah dan mudah-mudahan ke depan kegiatan keagamaan lainnya terus berlanjut,” ujar Nasrullah.

‎Ia juga mengingatkan bahwa masjid ini menjadi titik awal pengembangan kawasan Kota Baru Lampung, sebagaimana yang pernah disampaikan Pemerintah Daerah saat pelaksanaan salat Jumat perdana pada September 2025 lalu.

‎“Masjid ini diharapkan menjadi pusat kehidupan kawasan Kota Baru. Kita berdoa pembangunan Kota Baru bisa terus berlanjut dan dipercepat,” tambahnya.

‎Mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP yang turut hadir menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Agung Al Hijrah terus berjalan bertahap.

‎“Kita lihat pembangunannya berjalan terus. Pembangunan masjid ini menjadi awal keberlanjutan pembangunan Kota Baru,” katanya.

‎Menurut Sjachroedin, pembangunan Kota Baru memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat melalui pemusatan berbagai fasilitas pemerintahan dan pelayanan publik dalam satu kawasan.

‎Sementara itu, mantan Penjabat Gubernur Lampung Samsudin mengungkapkan bahwa kondisi Masjid Agung Al Hijrah sebelumnya masih jauh dari layak saat awal dirinya menjabat.

‎“Dulu rumput masih tinggi dan bocor di mana-mana. Namun pada 17 Agustus sudah bisa digunakan. Setelah itu Tabligh Akbar Indonesia Berdoa juga diselenggarakan di sini,” ungkapnya.

‎Ia berharap Masjid Agung Al Hijrah menjadi simbol persatuan umat Islam dan mendukung kelancaran pembangunan Kota Baru sebagai calon pusat pemerintahan Provinsi Lampung.

‎“Isra Mi’raj mengajarkan persatuan dan ukhuwah. Dengan kebersamaan, pembangunan akan berjalan lancar,” ujarnya.

‎Kegiatan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah I. Komang Koheri, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta civitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia. (*)