Kampung Negara Bumi Ilir Disiapkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat di Lampung Tengah
Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, saat mendampingi tim Direktorat Jenderal PUPR meninjau calok lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Tengah. Hal ini diungkapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, saat mendampingi tim Direktorat Jenderal PUPR dalam peninjauan lokasi pembangunan.
Selain Negara Bumi Ilir, pemerintah juga tengah merintis Sekolah Rakyat sementara di Balai Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Bandiklatda) Kota Gajah. Fasilitas ini akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sebelum gedung permanen selesai dibangun.
Ardito menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sangat menyambut baik hadirnya program Sekolah Rakyat ini. Kami berharap anak-anak di pedesaan memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak, tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan fasilitas,” ujar Ardito, Selasa (23/9/2025) dikutip dari Tribun Lampung.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, dan pemerintah daerah akan mempercepat realisasi pembangunan sektor pendidikan. Hal ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Lampung Tengah yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, tim Ditjen PUPR bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah meninjau langsung dua lokasi yang direncanakan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan, kemudahan akses, serta kelayakan lokasi pembangunan sesuai rencana teknis yang telah disusun.
“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, kami berharap kualitas sumber daya manusia di Lampung Tengah akan terus meningkat dan mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan,” tutup Ardito. (*)
Berita Lainnya
-
Polisi Ungkap Home Industry Perakitan Senjata Api Ilegal di Lampung Tengah
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Tata Kelola Keuangan Pemda Lampung Tengah Buruk, Media Tak Dibayar, Transparansi Nol, Dugaan Korupsi Kian Akut
Selasa, 30 Desember 2025 -
Kemitraan Tebu SGC Menguntungkan Petani Karena Harga Dijaga Pemerintah
Senin, 22 Desember 2025 -
Pemkab Lampung Tengah Sinkronkan Program Pertanian Bersama PPL, Libatkan Kementerian Pertanian dan Sugar Group Companies Dorong Hilirisasi Tebu
Sabtu, 20 Desember 2025









