Kejati Fokus Hitung Kerugian Negara di Kasus Korupsi Gerbang Rumah Dinas Bupati Lamtim
Kajati Lampung, Kuntadi, saat dimintai keterangan, Senin (15/4/2025). Foto: Agus/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Lampung terus mendalami penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gerbang rumah dinas Bupati Lampung Timur.
Kajati Lampung, Kuntadi, menegaskan pihaknya masih fokus menghitung kerugian negara dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap aktor utama dalam kasus tersebut.
Kuntadi menyatakan bahwa perkara ini mendapat perhatian serius dari Kejati Lampung. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut murni merupakan persoalan hukum, bukan ranah politik, sehingga penanganannya dilakukan secara objektif berdasarkan bukti yang tersedia.
"Saya pastikan penanganannya objektif dan berdasarkan bukti yang ada,” kata Kuntadi, saat dimintai keterangan, Senin (15/4/2025).
Menurutnya, tidak ada hambatan berarti dalam proses penyidikan. Meski demikian, ia menekankan bahwa pihaknya tidak terburu-buru dalam menentukan tersangka. Fokus utama adalah menemukan alat bukti yang kuat guna memperjelas alur dugaan korupsi tersebut.
"Semakin cepat semakin bagus. Kami terus bekerja keras untuk menentukan siapa tersangka dugaan korupsi pembangunan gerbang rumah dinas tersebut,” jelasnya.
Ketika disinggung soal kemungkinan keterlibatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Kuntadi menjawab bahwa hal tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan yang tidak bisa dibuka ke publik untuk sementara waktu.
"Tunggu saja proses yang masih kami jalankan untuk menguak persiapan dugaan korupsi tersebut,” ujar Kajati menutup pernyataannya. (*)
Berita Lainnya
-
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Komitmen RI–Inggris soal Konservasi, Bupati Lampung Timur Dorong Penguatan Way Kambas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Gerakan Tanam Padi Serentak Jadi Edukasi Swasembada Pangan di Lampung Timur
Selasa, 20 Januari 2026









