Kronologis Karyawan Cafe di Lamtim Tewas Tersengat Listrik
Ilustrasi
Kupastuntas.co, Lampung Timur – Kanit Reskrim Polsek
Bandar Sribhawono Ipda Aidil membeberkan kronologis pegawai cafe Orion di Desa
Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur tewas tersengat listrik
saat bekerja, Selasa (6/8/24) malam.
Menurutnya, korban tewas bernama Mahendra tersengat arus
listrik saat hendak mengambil sebungkus rokok yang ada di atap lantai dua cafe.
"Ketika korban hendak mengambil rokok yang tersangkut
pada atap lantai kedua dengan menggunakan sapu, sapu yang dipegang korban
menyangkut pada kabel listrik jalur utama," Kata Aidil memulai
penjelasannya. Rabu (7/8/2024).
BACA JUGA: Pekerja
Cafe di Sribhawono Lampung Timur Tewas Tersetrum
Ternyata kata dia, sapu yang digunakan korban terbuat
dari besi sehingga arus listrik menyetrum pada tubuh korban, seketika karena
arus listriknya besar korban langsung terkapar.
"Setelah kami bawa ke rumah sakit pihak medis
menyatakan korban sudah meninggal dunia, peristiwa terjadi pukul 22.00 semalam,"
kata Aidil.
Ipda Aidil melanjutkan, Cafe Orion hari ini (Rabu)
masih ditutup dan diberi garis polisi. Garis polisi akan dilepas setelah
pemeriksaan saksi sudah selesai.
Untuk pemeriksaan saksi pihak polisi baru memeriksa
beberapa orang yang ada dilokasi kejadian saat peristiwa naas terjadi,
sementara pemilik cafe belum bisa diperiksa karena masih dalam kondisi berduka,
namun pemilik cafe tetap akan diperiksa sebagai saksi.
"Namun untuk keluarga korban sudah menyatakan
tidak akan melakukan otopsi artinya pihak keluarga korban sudah legowo atas
peristiwa itu," kata Aidil. (*)
Berita Lainnya
-
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Komitmen RI–Inggris soal Konservasi, Bupati Lampung Timur Dorong Penguatan Way Kambas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Gerakan Tanam Padi Serentak Jadi Edukasi Swasembada Pangan di Lampung Timur
Selasa, 20 Januari 2026









