Buruh di Lampung Timur Bunuh Diri Diduga Karena Terjerat Utang dari Judi Online
Polisi saat melakukan identifikasi kepada Imron korban bunuh diri di Lampung Timur. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Seorang buruh di Desa
Labuhanratu, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur, mengakhiri
hidupnya dengan tragis karena tekanan hutang akibat kekalahan dalam perjudian
online. Korban bernama Imron, 26 tahun, ditemukan gantung diri di rumahnya pada
Senin (8/7/2024).
Mujiono, seorang rekan korban, menceritakan bahwa ia menemukan Imron dalam kondisi tergantung di kamarnya saat hendak mengajaknya pergi bekerja. "Saya memaksa membuka pintu rumahnya dan melihat Imron dalam keadaan tersebut," ujar Mujiono.
Peristiwa itu segera dilaporkan, dan polisi dari Mapolsek Labuhanratu tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil visum medis dari Puskesmas Labuhanratu menunjukkan bahwa kematian Imron tidak disebabkan oleh kekerasan dari pihak ketiga.
Kanit Reskrim Polsek Labuhanratu, Aipda Arif, menjelaskan bahwa dari penyelidikan yang dilakukan, Imron diduga bunuh diri karena tekanan ekonomi yang berat, terutama akibat utang dari aktivitas perjudian online.
"Beberapa rekan korban memberikan keterangan bahwa Imron sering berjudi online dan meminjam uang untuk modal, sehingga tekanan hutang membuatnya nekat mengakhiri hidupnya," ungkap Arif.
Keluarga dan masyarakat setempat terpukul mendalam atas kejadian ini. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap detail lebih lanjut terkait motivasi dan kronologi tragedi ini.(*)
Berita Lainnya
-
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Komitmen RI–Inggris soal Konservasi, Bupati Lampung Timur Dorong Penguatan Way Kambas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Gerakan Tanam Padi Serentak Jadi Edukasi Swasembada Pangan di Lampung Timur
Selasa, 20 Januari 2026









