Mobil Masuk Jurang Sedalam 4 Meter di Jembatan Way Curup Lamtim, 2 Orang Luka
Sebuah mobil jenis Toyota Agya B 1536 AS terperosok dalam jurang sedalam 4 meter di Jembatan Way Curup, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur. Minggu, (2/6/2024). Foto: Agus/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Sebuah mobil jenis Toyota Agya dengan nomor polisi B 1536 AS mengalami kecelakaan tunggal dan masuk kedalam jurang kedalaman 4 meter yang ada di jembatan bendungan Way Curup, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur.
Menurut keterangan Anggota Pos Lantas Matarambaru, Brigadir Dua (Bribda), Aditiya Bayu Dewantara mengatakan, ada dua faktor yang menjadi penyebab kecelakaan yaitu bukan eror dan kondisi jalan minim lampu penerangan.
Diketahui, pengemudi mobil naas tersebut bernama Herisa Putra Warga Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, dan dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerusakan mobil dan luka berat pada kaki pengemudi.
"Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, dalam mobil tersebut terdapat dua orang yakni satu sopir dan satu penumpang," kata Aditya saat dimintai keterangan, Minggu (2/6/2024).
Kata Aditiya, saat dievakuasi sopir mobil naas tersebut mengalami luka patah kaki sebelah kanan, sementara penumpang luka ringan. Saat di evakuasi, keduanya dibawa ke Rumah Sakit Aka Medika Bandar Sribhawono untuk dilakukan perawatan medis.
"Saat mengevakuasi mobil yang masuk dalam jurang sedalam 4 meter, kami menggunakan mobil lain untuk menarik dari dalam jurang, saat ini mobil berwarna hitam tersebut diamankan di Poslantas Matarambaru," ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Matarambaru, Feri Perdana sangat menyangangkan dengan pihak pemerintah yang kurang memperhatikan kondisi jembatan way Curup yang sangat minim dengan lampu penerangan jalan.
"Masyarakat sudah banyak yang meminta agar lampu di seputar jembatan Way Curup agar di tambah lampu penerangan, karena ada dua sisi jalan dan di tengah ada jurang jadi sering pengendara terjebak di malam hari," kata Feri Perdana. (*)
Berita Lainnya
-
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Komitmen RI–Inggris soal Konservasi, Bupati Lampung Timur Dorong Penguatan Way Kambas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Gerakan Tanam Padi Serentak Jadi Edukasi Swasembada Pangan di Lampung Timur
Selasa, 20 Januari 2026









