Ricuh dan Penonton Pingsan Warnai Konser Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wabup Lampung Selatan
Penonton ricuh saat konser Band Tipe-X pada acara peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamsel tahun 2024. Jumat (31/5/2024). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Kericuhan dan penonton pingsan mewarnai konser Band Tipe-X saat peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel) tahun 2024, Jumat (31/5/2024) malam.
Konser musik itu, digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamsel bertempat di Lapangan Lamsel Expo, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.
Dalam video berdurasi 26 detik yang diterima kupastuntas.co, menampilkan detik-detik dua orang penonton konser musik terlibat keributan.
Saat itu juga, sejumlah petugas Sat Pol PP langsung merangsek untuk mengamankan kedua penonton tersebut lalu dibawa keluar dari area penonton.
Kejadian itu, memantik penonton lainnya menyoraki dua orang pria yang terlibat keributan di area konser musik dengan kata-kata kampungan.
Selanjutnya, pada video berdurasi 48 detik, memperlihatkan seorang gadis belia mengaku bernama Weni asal Panjang, Kota Bandar Lampung.
Ia menceritakan, bersama kawan-kawannya 4 orang wanita menonton konser Band Tipe-X. Tiba-tiba saja, salah seorang temannya yakni Jojo tergeletak.
"Pertama dia (Jojo) bersandar dipundak saya terus tiba-tiba jatuh ke kaki. Lalu saya usap-usap kepalanya katanya sesak nafas kecapekan," ujar Weni.
Diberitakan sebelumnya, acara itu juga diwarnai insiden sejumlah awak media sempat tidak diperbolehkan masuk ke area very important person (VIP) untuk mengambil gambar Forkopimda saat peluncuran pemilihan Bupati dan wakil Bupati Lampung Selatan tahun 2024.
Mulanya, rombongan awak media terdiri dari Heri Fulistiawan MNC TV, Hari Atfriansyah Nusantara TV, Dominus Desmantri Barus tribunlampung, dan Handika kupastuntas.co, sekira pukul 19.39 WIB tiba di lokasi acara.
Saat akan memasuki area VIP untuk mengambil gambar tamu undangan seperti Forkopimda, anggota KPU Provinsi Lampung Titik Sutriningsih, KPU Lamsel dan organisasi kemasyarakatan. Tiba-tiba, panitia melarang awak media masuk.
"Tidak boleh masuk bang, hanya untuk tamu undangan," ujar salah seorang panitia berbaju batik merah. (*)
Berita Lainnya
-
Guru dan Wali Murid SDN 1 Way Urang Lamsel Keluhkan Menu MBG dari SPPG Kedaton 2
Kamis, 15 Januari 2026 -
Edarkan Uang Palsu, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polisi di Natar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI
Rabu, 07 Januari 2026 -
Kunker di Karang Anyar, Sudin Edukasi Masyarakat Perihal Hukum, Media Sosial, dan Lingkungan
Rabu, 07 Januari 2026









