Pekan Raya Lampung Terkesan Meniru Kegiatan Tahun Lalu, Fahrizal: 80 Persen Memang Sama
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Foto: Dok/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - DPRD Provinsi Lampung mengkritik konsep kegiatan yang akan dilaksanakan pada Pekan Raya Lampung (PRL) tahun 2024 yang terkesan meniru kegiatan PRL pada tahun-tahun sebelumnya.
Saat dimintai keterangan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengakui hal tersebut. Bahkan ia menyebutkan, jika 70 hingga 80 persen kegiatan PRL yang dilaksanakan tahun ini sama dengan tahun sebelumnya.
"Kalau dibilang sama dengan tahun lalu ya mungkin 70 sampai 80 persen sama. Oleh karena kita tidak bisa harus beda sama sekali, karena ada yang tahun lalu itu bisa kita sempurnakan," katanya saat dimintai keterangan, Kamis (16/5/2024).
Fahrizal menjelaskan, jika pihaknya terus membrikan inovasi sehingga kegiatan yang disuguhkan kepada masyarakat selama pelaksanaan PRL tetap terlihat menarik dan tujuan nya tetap tercapai.
"Sebetulnya inovasi terus kita benahi, jadi tahun ini UMKM yang terlibat lebih banyak karena kita juga akan resmi kan pasar UMKM. Meksipun tiap tahun ada konten UMKM, tapi pasti ada yang beda karena kita lakukan inovasi," paparnya.
Menurutnya beberapa acara yang akan dilaksanakan pada PRL tahun ini mulai dari pameran capaian pembangunan dan potensi unggulan daerah, festival budaya dan pariwisata, serta kuliner kaya rasa, gelar wicara UMKM, peragaan busana.
"Jadi kontennya yang disiapkan sendiri cukup lengkap, mulai dari memajukan UMKM kemudian ada juga misi mempromosikan ekonomi daerah. Ada edukasi publik, kuis, talkshow hingga seminar kewirausahaan," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut Fahrizal menjelaskan jika dalam pelaksanaan PRL tahun ini pihaknya telah menunjuk badan usaha untuk mengelola kegiatan tersebut dengan baik dan benar.
"Kia memberikan delegasi kepada EO untuk mengatur dengan tujuan visi dan misi akan tercapai. Untuk tarif masuk yang dinilai mahal saya juga sudah minta ke EO untuk memasang tarif yang paling rasional," katanya.
Sebelumnya Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra, Mikdar Ilyas, turut menyoroti pelaksanaan Pekan Raya Lampung (PRL) tahun 2024 yang akan mulai dibuka pada 22 Mei hingga 10 Juni mendatang.
Mikdar menilai jika pelaksanaan PRL tahun ini yang dilaksanakan oleh PT. Grand Modern Indonesia terkesan mengulang kegiatan PRL pada tahun sebelumnya dan tidak adanya kegiatan baru yang disajikan kepada masyarakat.
"Setiap tahun pelaksanaan PRL harus nya ada perubahan jadi tidak melakukan kegiatan yang sama setiap tahun. Kalau bisa apa kelebihan Lampung kita tonjolkan untuk menggaet pengusaha dan investor," kata Mikdar.
Selain itu Mikdar juga menyoroti terkait daehan biaya masuk yang dinilai cukup mahal antara 15 hingga 50 ribu serta maraknya parkir liar yang dikelola oleh masyarakat setempat. (*)
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Ucapkan Selamat HUT ke-65 PT Jasa Raharja
Kamis, 01 Januari 2026 -
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari Driver Ojol di Bandar Lampung
Rabu, 31 Desember 2025 -
Driver Ojol Jadi Korban Tabrak Lari di Bandar Lampung, Kini Berjuang Pulih dan Cari Keadilan
Rabu, 31 Desember 2025 -
Libur Nataru, 39 Penumpang Tertinggal Kereta di Lampung Akibat Datang Terlambat
Rabu, 31 Desember 2025









