Warga Gunung Sugih Lampung Tengah Tewas Tenggelam di Embung
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Muhadi (38) warga Dusun Putra Buyut, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah tewas tenggelam di embung daerah setempat.
Tim SAR Gabungan, temukan Muhadi (38) dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/2/2024).
Pencarian memasuki hari kedua ini, tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Lampung, Babinsa, Babinkamtibmas, BPBD Lampung Tengah, Sat Pol PP Gunung Sugih, Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL), dan masyarakat sekitar melaksanakan briefing pukul 06.30 WIB.
Komandan Tim Rescue Basarnas Lampung, Heri Ansoni menjelaskan, tim dibagi menjadi 2 SRU. SRU I melakukan pencarian dengan menggunakan alat deteksi korban di bawah air (Aquaeye) dan melaksanakan penyelaman.
“SRU II melaksanakan pencarian secara visual di sekeliling pesisir embung,” kata Heri.
Heri mengatakan, sekitar pukul 13.00 WIB Tim Sar Gabungan hasil pencarian dengan menggunakan Aqua eye, ditemukan tanda dengan cluser X pada jarak 5 meter dari lokasi kejadian, kemudian tim melakukan penyelaman sesuai tanda tersebut.
Pukul 14.15 WIB Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada koordinat 4°54'10"S 105°17'53"E di kedalaman sekitar 3 meter dengan jarak 5 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, korban dibawa menuju ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Adapun korban a.n. Muhadi (38) merupakan warga Dusun Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.
"Setelah dilakukan penyelaman korban Muhadi telah berhasil ditemukan pada kedalaman 3 meter dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah duka,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Tanam Alpukat Bersama Warga, Plt Bupati Lamteng Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Desa
Rabu, 14 Januari 2026 -
Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri Berbagi Sembako di HUT Tanjung Anom
Rabu, 14 Januari 2026 -
Polisi Ungkap Home Industry Perakitan Senjata Api Ilegal di Lampung Tengah
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Tata Kelola Keuangan Pemda Lampung Tengah Buruk, Media Tak Dibayar, Transparansi Nol, Dugaan Korupsi Kian Akut
Selasa, 30 Desember 2025









