• Sabtu, 30 Agustus 2025

553 ASN Pemkab Lamsel Belum Login E-Kinerja, Batas Akhir 31 Januari 2024

Jumat, 26 Januari 2024 - 10.20 WIB
180

Program BKD Lamsel menyapa salah satu upaya agar seluruh ASN menginput e-kinerja. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyatakan terdapat sebanyak 553 Aparatur Sipil Negara (ASN) belum menginput E-Kinerja.


Kepala BKD Lamsel, Tirta Saputra melalui Kepala Bidang Pembinaan Kesejahteraan dan Pensiun Pegawai Eko Junaidi Prabowo menerangkan, progres finalisasi sasaran kerja pegawai (SKP) e-kinerja tahun 2023 terhadap sejumlah 7.362 ASN di Pemkab setempat.


"Jumlah ASN keadaan bulan Desember 2023, sebanyak 7.362 orang . Terdiri dari PNS sebanyak 6.878 orang dan PPPK sebanyak 484 orang," kata Eko, saat dikonfirmasi, Jumat (26/1/2024).

Eko merincikan, berdasarkan data e-kinerja per 22 Januari 2024, pukul 24.00 WIB. ASN yang sudah login dan membuat SKP e-kinerja di angka 6.809 orang. "Atau 92,49 persen," sambungnya.

Eko menyebutkan, tercatat masih ada 553 ASN di lingkungan Pemkab Lamsel yang belum melakukan input dan membuat SKP e-kinerja. "Atau 7,51 persen," timpalnya.

Eko menegaskan, BKD telah menetapkan batas waktu penyelesaian finalisasi SKP e-kinerja tahun 2023 terhadap ASN yang belum melakukan login.

"Sampai tanggal 31 Januari 2024. Jadi, masih kita tunggu progres ASN yang masih belum menginput e-kinerja sampai limit waktu," terangnya.

Menurut Eko, bagi ASN yang belum menginput aplikasi e-kinerja bakal berimbas pada layanan kepegawaian yang bersangkutan.

"Terhambat layanan kepegawaian, seperti kenaikan pangkat tidak bisa diproses bila tidak menyelesaikan e-kinerja tahun 2023," kata Eko.

BKD sendiri sudah melakukan upaya-upaya agar progres finalisasi SKP e-kinerja tahun 2023 terhadap seluruh ASN dapat segera terselesaikan.

Ia menambahkan, melalui program zoom rutin setiap hari Selasa dan Kamis yakni BKD menyapa, pihaknya memperingatkan kepada masing-masing OPD dan Unit Kerja untuk membina dan menegur ASN yang belum membuat e-kinerja.

"Secara bertahap, nanti kami lanjutkan ke program podcast," pungkasnya. (*)