Sepanjang Tahun 2023, Damkarmat Lamsel Catat 316 Kasus Kebakaran
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mencatat, sejumlah 316 musibah kebakaran terjadi di wilayah kabupaten setempat.
Kadis Damkarmat Lamsel, M Sefri Masdian menerangkan, terdapat 316 kebakaran berdasarkan laporan kejadian mulai dari bulan Januari hingga Desember 2023.
"Kecamatan Kalianda paling banyak terjadi musibah kebakaran sebanyak 87 kejadian," kata Sefri saat dikonfirmasi, Jumat (5/1/2024).
Sefri merincikan, posisi kedua ditempati Kecamatan Natar yakni 80 kebakaran. Disusul Kecamatan Tanjung Bintang dengan 48 kebakaran. Lalu, Kecamatan Jati Agung 39 kebakaran.
Selanjutnya, Kecamatan Sidomulyo 23 kebakaran, Kecamatan Bakauheni 21 kebakaran, Kecamatan Penengahan 7 kebakaran, Kecamatan Katibung 5 kebakaran.
"Kemudian, Kecamatan Way Sulan 4 kebakaran, Kecamatan Ketapang dan Palas sama-sama terjadi 3 kebakaran, Kecamatan Candipuro dan Merbau Mataram masing-masing 2 kebakaran, terakhir Kecamatan Sragi dan Way Panji 1 kebakaran," urainya.
Dari peristiwa kebakaran yang terjadi, mayoritas terjadi pada kebakaran lahan yakni mencapai 234 kejadian. Setelah itu, kebakaran juga banyak terjadi pada rumah tinggal milik warga mencapai 36 peristiwa.
"Lalu, kebakaran perusahaan 10 kejadian, kebakaran mobil 8 kejadian, kebakaran pohon 4 kejadian, kebakaran barang rongsok atau tempat pembuangan akhir 4 kejadian," jelasnya.
Selain itu, Sefri menambahkan, kebakaran juga menimpa pabrik yaitu tercatat 3 kejadian dan kebakaran kandang ayam ada 3 peristiwa, panglong kayu 2 kejadian.
Terakhir, kebakaran terjadi masing-masing sebanyak 1 kali yaitu pada kantor, pom bensin, toko pakaian, ruko, warung makan, sepeda motor, gudang kopra, pondok pesantren, gardu listrik, gudang kerupuk hingga perahu nelayan.
Sepanjang tahun 2023, Sefri memaparkan, Dinas Damkarmat Lamsel, juga telah melakukan evakuasi non penyelamatan berjumlah 241 kali.
"Meliputi, evakuasi tawon 100 kali, ular 58 evakuasi, biawak 10 evakuasi, kucing 8 evakuasi, monyet 3 evakuasi, serta pohon tumbang 27 evakuasi," ujarnya.
Petugas Dinas Damkarmat juga pernah sekali mengevakuasi non penyelamatan terhadap seekor anjing, 17 kali melepaskan cincin terjepit, evakuasi tugu Adipura 1 kali.
Ada juga evakuasi dampak angin puting beliung 2 kali, tikus 1 evakuasi, anak tenggelam 2 evakuasi, patroli Gunung Anak Krakatau 1 kali, 3 kali penebangan pohon, 1 kali mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Membantu pemasangan gas LPG 2 kali, membuka jok motor rusak 1 kali, pipa tersumbat 1 kali, evakuasi tangan anak TK terjepit di permainan 1 kali, evakuasi warga masuk sumur 1 kali," tutup Sefri. (*)
Berita Lainnya
-
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI
Rabu, 07 Januari 2026 -
Kunker di Karang Anyar, Sudin Edukasi Masyarakat Perihal Hukum, Media Sosial, dan Lingkungan
Rabu, 07 Januari 2026 -
Anggota Komisi III DPR RI Sudin S.E Kunjungan Kerja ke Jati Agung, Bahas Isu Sosial Masyarakat
Rabu, 07 Januari 2026 -
Lewati Puncak Nataru, ASDP Bakauheni Tutup Posko dengan Catatan Positif
Minggu, 04 Januari 2026









