Diduga Korsleting Listrik, Toserba di Metro Pusat Ludes Terbakar
Petugas Pemadam Kebakaran Satpol-PP Kota Metro saat melakukan pemadaman api yang membakar bangunan Toserba di Jalan AR Prawiranegara, Kecamatan Metro Pusat. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Satu unit bangunan semi permanen yang merupakan Toko Serba Ada (Toserba) di Jalan AR Prawiranegara, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro ludes terbakar. Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik.
Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, kebakaran yang menghanguskan seluruh sisi bangunan tersebut terjadi pada Sabtu (18/3/2023) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol-PP Kota Metro, Marwan Hakim mengungkapkan, timnya mendapatkan laporan dari warga sebelum pelaksanaan ibadah salat subuh.
"Kami dapat informasi itu subuh, kira-kira sebelum salat subuh. Jadi ada pengendara melihat kebakaran dan langsung lapor ke pemadam," kata Marwan, saat dikonfirmasi Kupastuntas.co, Sabtu (18/3/2023) pagi.
Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan belasan personel pemadam dengan dua unit mobil Damkar.
"Begitu mendapatkan laporan itu, kami langsung terjunkan 11 personel dengan dua armada kendaraan untuk segera melakukan pemadaman," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Hakim tersebut menduga, kebakaran disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik.
"Jadi yang terbakar itu adalah bangunan semi permanen Toserba lokasinya berada di depan SMP Negeri 1 Metro. Kebakaran terjadi sekitar jam 04.20 WIB," ucapnya.
Hakim mengaku tidak mengalami hambatan dalam proses pemadaman. Api yang membakar Toserba tersebut dapat dijinakkan petugas dalam kurun waktu 45 menit. "Dari hasil pemeriksaan petugas, dugaan sementara kebakaran karena korsleting listrik," ungkapnya.
Untuk diketahui, bangunan tersebut merupakan milik warga Yosodadi, Kecamatan Metro Timur bernama Ita Herawati (45). Dalam kebakaran itu, seluruh isi dalam bangunan hangus termasuk gas dan BBM.
"Bangunan ini milik ibu Ita Herawati, dan yang terbakar itu semua isi di dalam warung, disana ada dagangan termasuk gas dan BBM di pertamini," beber Hakim.
Akibat kejadian tersebut, pemilik bangunan mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp75 Juta. (*)
Video KUPAS TV : Kejati Geledah Rumah Mantan Kepala DLH Bandar Lampung Tersangka Korupsi Retribusi Sampah
Berita Lainnya
-
Pajak Dikeluhkan Warga, Pemkot Metro Siap Rasionalisasi PBB-P2
Selasa, 20 Januari 2026 -
Empat Pejabat Pemkot Metro Dirolling, Diantaranya Sekretaris Inspektorat Hingga Wadir RSUDAY
Senin, 19 Januari 2026 -
Musrenbang Purwoasri, Pemkot Metro Prioritaskan Infrastruktur Penopang Pangan
Senin, 19 Januari 2026 -
Usulan Pembangunan Hilang, Warga Banjarsari Ancam Demo Pemkot Metro
Kamis, 15 Januari 2026









