Kunjungi Industri PT. GGP, Universitas Teknokrat Jalin Kerjasama dengan Divisi LOB
Universitas Teknokrat Indonesia saat mengunjungi PT. GGP pada Jumat, (18/11/2022). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia Kunjungan ke Liquid Organic Biofertilizer factory pada Jumat, (18/11/2022). Dalam kunjungan tersebut, tim mempelajari proses pembuatan pupuk, teknologi yang digunakan dan prospek kerja di bidang teknik elektro.
Tim Inovasi Mahasiswa Teknik Elektro terdiri dari Yudha Arya Pranata dengan Pembimbing Bapak Achmad Jayadi, Mcs. (Dosen Prodi Informatika) dan S.Samsugi, M.kom., (Dosen Prodi Teknik Komputer).
"Tim TE ingin mengetahui bagaimana cara pembuatan kaleng dan tutup kaleng, pembuatan drum untuk penampungan olahan nanas hingga pelabelan dalam pengemasan berbagai jenis nanas dari ukuran kecil, sedang dan besar yang akan di ekspor di berbagai negara," kata Yudha, saat memberikan keterangan, Selasa (22/11/2022).
Dalam kunjungan ini, tim mempelajari proses pembuatan kaleng kemasan. Teknologi yang digunakan serta prospek kerja dibidang teknik elektro.
"LOB atau Liquid Organic biofertilizer adalah suatu perusahaan yang bekerja pada pada sektor pembuatan pupuk dengan menggunakan mikrobakteri yang didapatkan pada tanah-tanah tertentu yang dikumpulkan dan dikembangbiakkan pada tabung fermentasi," jelasnya.
"Pengembangbiakan mikroba dilakukan dengan memberikan beberapa komponen penting diantaranya unsur gula, fishmeal, protein dan unsur-unsur lain yang mendukung dalam perkembangbiakan bakteri," lanjutnya.
Besamaan dengan hal tersebut, dilakukan pula proses homogenisasi yang dilakukan dengan menggunakan mesin shaker orbital (untuk skala kecil) dan mesin shaker horizontal (dalam skala besar).
Inovasi mahasiswa yang diterapkan di industri di PT GGP yaitu Alat Pemantau Volume Pupuk Cair Dengan Protokol MQTT Pada Tangki Fermentor. Inovasi ini telah digunakan sejak bulan September 2022di 2 Tanki Fermentor LOB GGF
"Riset drone bersama tim RnD PT GGP merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa teknik elektro universitas teknokrat indonesia, dalam riset ini, tim TE UTI berkesempatan untuk mencoba mengulik drone sprayer milik PT GGP. Drone ini rencananya digunakan untuk menyemprotkan pupuk maupun pestisida dari atas tanaman," pungkasnya. (Rls)
Berita Lainnya
-
Kasus Keracunan MBG di Kemiling Bandar Lampung, 5 Pasien Masih Dirawat
Senin, 16 Februari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Berikan Pelatihan P3K di Sekolah Alam Al-Karim, Tingkatkan Kesiapsiagaan di Lingkungan Belajar
Senin, 16 Februari 2026 -
Arté Hotel Bandar Lampung Hadirkan 'Blessings of Ramadan Bliss', Tawarkan Iftar Buffet dan Paket Semeja Seribu Cerita
Senin, 16 Februari 2026 -
DJ Farm & Villa, Panorama Kota dan Laut dari Ketinggian, Berpadu Alpukat Siger Ratu Puan Bersertifikat
Senin, 16 Februari 2026









