Belum Puas, Massa Guru Bergeser dari Kantor Pemkab Lamsel ke Gedung DPRD
Massa guru yang tak puas akhirnya memutuskan kembali sampaikan tuntutan mereka ke Gedung DPRD Lamsel. Foto: Handika/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Demonstrasi ratusan Guru Lulus
Passing Grade Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (GLPG PPPK) didepan
Kantor Bupati Lampung Selatan (Lamsel) berlanjut ke Gedung DPRD setempat.
Para guru memutuskan mengadu ke DPRD Lamsel, setelah sebelumnya 10 orang
perwakilan guru ditemui Sekdakab Thamrin beserta Kaban Kesbangpol Puji Sukanto
dirasa tak memenuhi tuntutan yang mereka ajukan.
Korwil GLPG PPPK Lamsel, Fulkan Gaviri yang turut dalam pertemuan dengan
Sekda memberikan keterangan melalui pengeras suara.
"Pak Sekda belum bisa memenuhi apa yang kita harapkan, namun pak Sekda berjanji akan menindaklanjuti apa yang kita sampaikan. Selanjutnya, kita ke wakil rakyat kita kebetulan gedungnya di sebelah. Ayo kita mengadu, mudah-mudahan kita mendapat solusi," ujarnya singkat, Kamis (17/11/2022).
BACA JUGA: Ratusan
Guru Geruduk Kantor Pemkab Lamsel, Ada Apa?
Ratusan massa itu, melakukan long march dari Kantor Bupati ke Gedung DPRD
yang letaknya tak berjauhan.
Sesampainya di pintu gerbang, massa aksi dihadang barikade petugas Sat Pol
PP dan polisi. Setelah berorasi sebentar, perwakilan guru dipersilahkan
memasuki gedung DPRD.
Tampak guru lainnya yang tak berhasil masuk menyusul rekan-rekannya,
meneriaki petugas jaga seolah tak terima niat mengadu ke gedung rakyat tak
kesampaian.
Sebelumnya, orator bernama Nur Aisah yang juga Bendahara GLPG PPPK
berbicara melalui pengeras suara, mempertanyakan minimnya formasi yang dibuka
pada rekrutmen PPPK Guru 2022 yang hanya berjumlah 70 formasi saja.
Sang orator juga menyuarakan tuntutan aksi yakni meminta kepada Pemerintah
Daerah Lampung Selatan untuk membuka kuota atau formasi PPPK JF guru tahun 2022
sebanyak 797 formasi. (*)
Berita Lainnya
-
Buruh Mengamuk: 11 Bulan Gaji Tak Dibayar, Kantor DPRD Lamsel Dikepung dan Ban Dibakar
Senin, 06 April 2026 -
Gaji 11 Bulan Tak Dibayar, Buruh PT San Xiong Steel Kecewa Tak Ditemui Bupati dan DPRD
Senin, 06 April 2026 -
Buron Beberapa Hari, Pelaku Curanmor di Kalianda Akhirnya Dibekuk
Senin, 06 April 2026 -
Libur Paskah, Ratusan Ribu Penumpang Padati Penyeberangan Merak–Bakauheni
Minggu, 05 April 2026








