Benda Asing Diduga Bom di Kalianda Lamsel Ternyata Pemberat Lampu
Wakapolres Lamsel Kompol Sukamso didampingi Kapolsek Kalianda Iptu Sugianto dan personel Sat Brimob Polda Lampung serta TNI usai melakukan pengecekan benda diduga bom di Kalianda Lamsel. Foto: Handika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Polres Lampung Selatan (Lamsel) bersama Tim Gegana Sat Brimob Polda Lampung menyatakan benda asing menyerupai bom di areal pesawahan samping Jalan Cinta, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda adalah pemberat lampu.
Hal itu diungkapkan oleh Wakapolres Lamsel Kompol Sukamso usai mendampingi Tim Gegana Sat Brimob Polda Lampung yang datang ke lokasi.
"Sudah dilakukan pengecekan ke lokasi benda asing diduga bom. Dari hasil pemeriksaan menggunakan kamera X-Ray, Tim Gegana Sat Brimob Polda Lampung tidak menemukan unsur bom didalamnya," ujarnya ketika dikonfirmasi, Rabu (2/11/2022).
Baca juga : Awas! Benda Asing Diduga Bom Peninggalan Jaman Jepang Ditemukan di Kalianda Lamsel
Sukamso menambahkan, sudah bisa dipastikan benda berbentuk bulat yang sebelumnya disebut mirip granat manggis tersebut bukanlah bom.
"Jadi, bukan granat tangan atau ranjau darat seperti informasi yang beredar di media sosial," katanya.
Ia menjelaskan, benda yang ditemukan oleh warga setempat pada Selasa, (1/11) kemarin merupakan besi pemberat lampu.
Sukamso memastikan, pihak kepolisian tidak akan melakukan pencarian lanjutan di areal persawahan seluas 42 hektare tersebut.
"Untuk sementara tidak. Tadi kita sudah cek benda tersebut, dan bukan bom," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Rumah Warga di Desa Tanjung Kaya Lampung Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
Minggu, 22 Februari 2026 -
Setahun Egi–Syaiful Pimpin Lampung Selatan: Antara Kritik Minim Terobosan dan Apresiasi Infrastruktur
Jumat, 20 Februari 2026 -
Diiringi Gondang Batak, Sudin Terima Ulos dan Manortor Bersama Keluarga Besar Pangaribuan
Minggu, 15 Februari 2026 -
Lewat Lagu, Dialog, dan Yel-yel, Sudin Hidupkan Semangat Empat Pilar di Sukanegara
Minggu, 15 Februari 2026









