Diterjang Banjir, Rumah Warga di Sidomulyo Lamsel Ambruk
Ali saat mengais sisa-sisa barang dari rumahnya yang masih bisa diselamatkan. Foto: Handika/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Lampung Selatan - Rumah milik Ali (32) warga RT/RW 03/05 Dusun Sukamandi, Desa
Sukamaju, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), ambruk
diterjang banjir.
Rumah berbahan geribik
bambu berukuran sekitar 4x7 meter itu, terletak persis di pinggir Sungai Batang
Haki dan langsung roboh disapu luapan air sungai.
Hujan dari Rabu malam
(26/10/2022) hingga pukul 08.00 WIB, Kamis pagi tadi (27/10), memicu lonjakan
debit air sungai.
"Posisi sungai
sedang banjir, jadi kita melihat luapan air di sungai disamping rumah. Semakin
lama air tambah besar, hingga naik kearah rumah dan seketika rumah roboh,"
ujar Ali saat ditemui di reruntuhan rumahnya, Kamis (27/10/2022).
Ali ditemani sang
istri Ririn (27) juga kedua anaknya berusia 1,5 tahun dan 7 tahun, baru kali
ini menyaksikan kejadian banjir yang luar biasa hingga meluap kerumah warga.
"Baru inilah
banjir sampai naik kerumah, sekitar beberapa centimeter diatas tumit. Artinya,
selama ini baru sekarang banjir terbesar," akunya.
Beruntung, banjir
tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa. Ali dan keluarganya buru-buru
keluar rumah ketika banjir menghampiri.
"Selain rumah
roboh, perabotan-perabotan ya habislah," ucapnya dengan nada lesu.
Kerugian materil yang
diderita Ali, diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Ali yang sehari-hari
bekerja sebagai supir dump truk hanya bisa pasrah, meski terbesit mengharap
uluran bantuan atas musibah yang dialaminya
"Saya berharap, ada bantuan dari
Pemerintah Daerah," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Buruh Mengamuk: 11 Bulan Gaji Tak Dibayar, Kantor DPRD Lamsel Dikepung dan Ban Dibakar
Senin, 06 April 2026 -
Gaji 11 Bulan Tak Dibayar, Buruh PT San Xiong Steel Kecewa Tak Ditemui Bupati dan DPRD
Senin, 06 April 2026 -
Buron Beberapa Hari, Pelaku Curanmor di Kalianda Akhirnya Dibekuk
Senin, 06 April 2026 -
Libur Paskah, Ratusan Ribu Penumpang Padati Penyeberangan Merak–Bakauheni
Minggu, 05 April 2026








