2 Warga Cina Ditangkap di Tambang Liar Way Kanan, Dirkrimsus Polda: Mereka Ditipu
Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Arie Rachman Nafarin. Foto: Doc/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ditreskrimsus Polda Lampung menangkap dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, Cina berinisial FZ (57) dan LT (58) diduga terlibat pada perkara tambang emas ilegal di Kampung Ojolali, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan pada Kamis (21/7/2022).
Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Arie Rachman Nafarin mengatakan, kedua WNA tersebut diamankan saat berada di lokasi penambangan milik warga di Kampung Ojolali dan diduga sebagai donatur. Saat diamankan, pemilik lahan tambang tersebut tidak berada di lokasi.
Setelah dilakukan penyelidikan, kedua WNA tersebut ternyata menjadi korban penipuan oleh pemilik lahan tambang emas.
"Namun agak meleset karena WNA ini ternyata ditipu oleh pemilik lahan tambang. Mereka telah ditipu dan mengeluarkan uang untuk perizinan penambangan. Sekarang pemilik tambang masih kita kejar," kata Arie, saat dikonfirmasi, Rabu (27/7/2022).
Oleh sebab itu, pihaknya tidak menindak secara hukum dua WNA Tiongkok tersebut dan sudah menyerahkan ke kantor Imigrasi Lampung.
"Dari keterangan ahli, tidak bisa dikenakan sanksi pidana karena juga jadi korban. Akhirnya dua WNA Tiongkok itu kita serahkan ke Imigrasi," ucapnya.
Ia menambahkan dua WNA tersebut awalnya dilaporkan warga karena diduga terlibat dalam aktivitas tambang ilegal di Kampung Ojolali, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan.
"Kerugian dua WNA itu sekitar Rp250 juta sampai Rp300 juta," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Polda Lampung Musnahkan Narkoba dan Ribuan Ekstasi
Berita Lainnya
-
Sempat Dikira Meteor, Benda Bercahaya di Langit Lampung Puing Roket
Minggu, 05 April 2026 -
Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat
Sabtu, 04 April 2026 -
Aniaya Marbot, Dua Jukir di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
Sabtu, 04 April 2026 -
Pemprov Lampung Kembali Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk Jemaah Haji 2026
Sabtu, 04 April 2026








