Perairan Lamtim Tercemar Minyak Mentah, DLH Sudah Tinjau Lokasi
DLH lamtim saat meninjau lokasi yang terdampak pencemaran. Foto : Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Diduga pertamina mencemari limbah minyak mentah ke perairan Lampung Timur, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Timur telah meninjau lokasi yang terdampak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Timur Andi Hartanto menyampaikan telah meninjau lokasi terdampak pencemaran tersebut.
"Hari Jumat (15/07) dan hari Sabtu (16/07), Saya dan bersama Kabid meninjau lokasi terdampaknya pencemaran limbah minyak tersebut," katanya saat dikonfirmasi by WhatsApp. Minggu, (17/07/2022).
Ia mengungkapkan terdapat 6 areal yang terdampak dari pencemaran limbah minyak tersebut.
"Terdapat 6 areal terdampak seperti di TPU Kuala Penet Desa Margasari, Taman Magrove Sekar Bahari Desa Margasari, Hutan Mangrove Pandan Alas Desa Sri Minosari, Tanggul Desa Muara Gading Mas, Pantai Kerang Mas, serta Pantai Mutiara Baru di Desa Karya Makmur," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan pihak dari DLH Kabupaten bersama para warga beserta Camat setempat membersihkan limbah tersebut.
"Pembersihan limbah dimasukan kedalam karung dan dikumpulkan guna dibawa oleh pihak Pertamina untuk di observasi," ujarnya.
Andi mengatakan pada hari Senin (18/07) sore pihaknya bersama Bupati dan Bappenda akan ke Pertamina di Jakarta untuk masalah pencemaran limbah minyak tersebut.
"Hari selasanya kita akan audiensi kepada pihak Pertamina. Hari Rabu pagi, pihak Pertamina, DLH Kabupaten, Bupati serta Bappenda akan meninjau ke lokasi lewat udara," pungkas Andi. (*)
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Targetkan Lamtim Jadi Penghasil Kakao Terbaik di Lampung
Selasa, 27 Januari 2026 -
Prajurit Marinir Asal Lampung Timur Gugur Tertimbun Longsor, Pemakaman Berlangsung Haru
Selasa, 27 Januari 2026 -
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026









