Pemprov Lampung Akui Tidak Terbebani Bayar Gaji PPPK
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengaku jika pihaknya selama ini tidak terbebani dalam melakukan pembayaran gaji bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal tersebut lantaran gaji bagi para PPPK tersebut telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Lampung pada tahun anggaran 2021.
"Sudah dianggarkan di APBD dan kita tidak ada masalah untuk melakukan pembayaran karena sudah jadi prioritas. Tidak ada masalah dari APBD sendiri, aman untuk Pemprov, semua di bayarkan," kata Marindo, saat dimintai keterangan, Senin (30/5/2022).
Menurutnya, dengan anggaran yang sudah dipersiapkan tersebut maka para PPPK dipastikan menerima apa yang menjadi hak nya dan dibayarkan setiap bulan.
"Gaji PPPK sudah dihitung, secara penganggaran sudah dan pembayaran dilakukan setiap bulan sesuai dengan hak nya. Untuk besaran gajinya setiap orang berbeda sesuai dengan golongan," tuturnya.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Yurnalis mengungkapkan, PPPK di lingkungan Pemprov Lampung berjumlah 361 orang yang terdiri dari guru 335 orang dan penyuluh pertanian 26 orang.
"Untuk besaran gajinya berbeda-beda tergantung dengan golongan. Sekitar Rp2,9 juta sampai dengan Rp3 juta. Namun pembayaran gaji tidak ada masalah," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : Kunjungi Lembah Hijau, Peserta Apeksi Disambut Gajah dan Pertunjukan Elang
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Indonesia Cetak Lulusan Unggul, Angga Leo Setyawan Sukses Jadi PNS Guru di Mesuji
Kamis, 02 April 2026 -
DPRD Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Giri Akbar Tekankan Akuntabilitas Keuangan Daerah
Kamis, 02 April 2026 -
ITERA Sediakan 3.156 Kuota Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Pendaftaran Ditutup 7 April
Kamis, 02 April 2026 -
Siti Novita Sari, Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Narasumber Dokumenter FIFA-PSSI
Kamis, 02 April 2026








