Diduga Depresi, Seorang Warga Palas Lamsel Nekat Gantung Diri
Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang pria berinisial J (48) warga Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel) ditemukan tewas gantung diri, Sabtu (21/05/2022) sekira pukul 14.00 WIB.
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa setelah melakukan gantung diri di atas Blandar rumah menggunakan kain panjang.
Kapolsek Palas, Iptu Edi Suandi mengatakan, korban pertama kali ditemukan gantung diri oleh anaknya saat baru saja pulang dari sekolah.
"Saat pulang sekolah rumah dalam keadaan terkunci, lalu anak korban melihat melalui jendela dan tampak orang tuanya sudah gantung diri di atas Blandar Rumah dengan menggunakan kain panjang serta menggunakan tangga untuk naik," kata Iptu Edi.
Saat itu, kata dia, anak korban langsung mencari ibunya yang sedang berjualan. Kemudian langsung memberitahukan kejadian itu ke kepala desa setempat.
"Saya langsung menerima informasi dari kepala desa dan langsung datang ke TKP bersama tenaga kesehatan UPT Puskesmas Palas," tuturnya.
Dari pemeriksaan fisik atau visum bagian luar oleh tenaga medis, jelas Iptu Edi, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban dan tampak tanda-tanda bahwa korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
"Disimpulkan korban murni meninggal karena gantung diri. Keluarga korban pun menerima kejadian tersebut adalah musibah sehingga tidak dilakukan Autopsi," jelasnya.
Iptu Edi juga mengungkapkan, korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran diduga mengalami depresi atau penyakit kejiwaan.
"Korban sebelumya sudah berusaha melakukan 2 kali bunuh diri namun diketahui oleh keluarga dan kawan-kawannya sehingga berhasil dicegah," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Ingatkan Personel Hindari Ego Sektoral
Kamis, 12 Maret 2026 -
109 SPPG di Lampung Selatan Belum Kantongi SLHS, DPRD Minta Dinas Dampingi Pengelola
Kamis, 12 Maret 2026 -
Bupati Egi Tegaskan Komitmen Lindungi Pendirian Gereja di Lampung Selatan
Senin, 22 Desember 2025 -
H-9 Lebaran, 26.219 Orang Nyebrang ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni
Selasa, 02 April 2024



