Calon Peratin Dilarang Sertakan ASN Saat Kampanye
Kepala Bidang Pemerintahan Pekon, Ruspel Gultom. Foto:Doc/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Pekon (PMP) Kabupaten Lampung Barat menegaskan bahwa calon peratin (Kepala Desa) yang akan berkompetisi pada 23 Februari mendatang tidak boleh mengikutseratakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam berkampanye.
Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Syaekhudin melalui Kepala Bidang Pemerintahan Pekon Ruspel Gultom saat di hubungi Kupastuntas.co via sambungan seluler, Minggu, (13/2/2022).
Dijelaskan hal tersebut di atur dalam Perbub No 55 Tahun 2021 tentang pedoman pemilihan peratin, bahwa pada pelaksanaan kampanye dilarang mengikutsertakan PNS, Pejabat Negara, Anggota TNI-Polri, Peratin, Perangkat Pekon, LHP, Anak-anak dan warga negara indonesia yang tidak memiliki hak memilih.
"Sehingga apabila pada pelaksanaan Pilratin ditemukan ada ASN yang menjadi juru kampanye maka calon peratin bisa di kenakan sanksi karena mengikut sertakan mereka pada pelaksanaan kampanye bahkan menjadikan mereka sebagai juru kampanye," jelasnya.
Ruspel menegaskan berdasarkan Perbub tersebut sanksi yang diberikan kepada calon peratin berupa peringatan tertulis apabila pelaksanaan kampanye
melanggar larangan walaupun belum terjadi
gangguan.
"Kemudian penghentian kegiatan kampanye di tempat terjadinya pelanggaran atau di suatu wilayah yang dapat
mengakibatkan gangguan terhadap keamanan yang berpotensi menyebar ke wilayah lain," ujarnya.
Calon peratin di tuntut untuk berkompetisi secara jujur, terbuka, dialogis serta bertanggung jawab terhadap visi dan misi yang akan di wujudkan selama mejabat, apabila terpilih dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk mempimpin
Ruspel berharap pada pelaksanaan Pilratin serentak 23 Februari nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar, sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu jalan nya pesta demokrasi enam tahunan di Bumi Beguai Jejama Sai Betik. (*)
Berita Lainnya
-
Perahu Terbalik, Nelayan Hilang di Pesibar Ditemukan Meninggal 500 Meter dari Lokasi Kejadian
Minggu, 25 Januari 2026 -
Perahu Diterjang Ombak, Dua Nelayan Hanyut di Perairan Pesisir Barat Lampung
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Warung di Pesisir Barat, Korban Rugi Ratusan Juta
Sabtu, 17 Januari 2026 -
113 PPPK Paruh Waktu Bidang Pendidikan di Pesibar Dikembalikan ke Sekolah Asal
Rabu, 14 Januari 2026
- Penulis : Echa wahyudi
- Editor :
Berita Lainnya
-
Minggu, 25 Januari 2026Perahu Terbalik, Nelayan Hilang di Pesibar Ditemukan Meninggal 500 Meter dari Lokasi Kejadian
-
Sabtu, 24 Januari 2026Perahu Diterjang Ombak, Dua Nelayan Hanyut di Perairan Pesisir Barat Lampung
-
Sabtu, 17 Januari 2026Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Warung di Pesisir Barat, Korban Rugi Ratusan Juta
-
Rabu, 14 Januari 2026113 PPPK Paruh Waktu Bidang Pendidikan di Pesibar Dikembalikan ke Sekolah Asal









