Unila Tunda PTM Terbatas Hingga April 2022
Rektor Unila, Prof Karomani, saat dimintai keterangan, Jumat (4/2/2022). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) kembali menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas hingga bulan April 2022.
Rektor Unila, Prof Karomani menyampaikan, penundaan PTM ini lantaran terus meningkatnya kasus Covid-19 di Provinsi Lampung. Terlebih menurut Satgas pusat kasus Covid-19 akan naik di Februari ini.
"Maka tidak jadi PTM terbatas di Februari. Kita rencanakan di April 2022 saja, itu pun kalau perkembangannya ternyata memuncak ya kita mundurkan lagi," ujar Prof Karomani, saat dimintai keterangan, Jumat (4/2/2022).
Oleh karenanya, perkuliahan untuk sementara masih dilakukan seperti biasanya yakni Daring, hal ini juga untuk kebaikan bersama.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila, Asep Sukohar menambahkan, dari data yang ada penyebab omicron lebih cepat 500 kali dibandingkan dengan delta, tapi untuk keganasannya lebih rendah dari pada delta.
"Maka kita imbau untuk terus memperketat protokol kesehatan. Karena pada orang-orang yang punya Komorbit sama, semua bisa mematikan," kata Ketua IDI Provinsi Lampung itu.
Ia juga mengaku akan berkomunikasi dengan para dokter supaya kejadian di 2021 bisa diantisipasi dan penanganannya lebih baik lagi di 2022.
"Meningkatnya perkembangan Covid-19, kita juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dengan dinas kesehatan provinsi dan kota setempat untuk bisa meminimalisir penyebaran," ungkapnya. (*)
Video KUPAS TV : KANTOR DINAS PENDIDIKAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA METRO KEBAKARAN
Berita Lainnya
-
Dirbinmas Polda Lampung dan Komnas PA Perkuat Sinergi, Siapkan FGD Bahas Persoalan Anak
Jumat, 27 Maret 2026 -
Kundapil di Desa Pardasuka Lampung Selatan, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Pinjol, dan Judi Online
Jumat, 27 Maret 2026 -
Insentif Satgas Bandar Lampung Bakal Naik, Eva Dwiana Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Jumat, 27 Maret 2026 -
Di Hadapan Saudagar Bugis Makassar, Mentan Amran Tegaskan Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Negara Kuat
Jumat, 27 Maret 2026








