Herman HN Akan Berikan Rp1 Miliar Bagi yang Bisa Buktikan Bahwa Istrinya Selingkuh
Herman HN, dalam konferensi pers di Golden Dragon, Senin (24/1/2022). Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Walikota Bandar Lampung dua periode 2010-2020, Herman HN akan memberikan Rp1 Miliar kepada siapapun yang bisa buktikan bahwa istrinya, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana benar berselingkuh seperti yang diberitakan.
Hal itu diungkapkan Herman HN saat melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi isu miring yang menimpa keluarganya di Golden Dragon, Senin (24/1/2022).
Herman HN juga memastikan bahwa isu rumah tangganya dan Eva Dwiana saat ini sedang tidak baik karena Eva Dwiana selingkuh itu tidak benar.
Baca juga : Herman HN Klarifikasi Isu Miring Terkait Istri dan Rumah Tangganya
Herman HN menambahkan bahwa dirinya sempat berdiskusi dengan kuasa hukumnya dan hal itu tidak bisa dilakukan upaya hukum.
“Karena nama tidak jelas tertulis nama saya dan istri saya, lalu katanya 'Walikota Bandar Ngapung', maka saya tidak bisa berbuat apa-apa," ungkapnya.
Ia menduga hal ini berhubungan dengan masalah politik dan pemilihan kepala daerah mendatang. Menurutnya, ini sengaja dilakukan untuk menjatuhkan namanya.
“Saya tahulah ini pasti politik. Kalau mau menyerang tidak begini caranya. Nanti kalau mau berkompetisi di politik ada waktunya,” ujarnya.
Ia juga menantang pembuat isu hoax tersebut untuk menemuinya secara langsung. “Kalau berani sebut nama atau langsung datang ke saya,” imbuhnya. (*)
Video KUPAS TV : MALING MOTOR PENJAGA KONTER DI ANTASARI
Berita Lainnya
-
Insentif Satgas Bandar Lampung Bakal Naik, Eva Dwiana Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Jumat, 27 Maret 2026 -
Di Hadapan Saudagar Bugis Makassar, Mentan Amran Tegaskan Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Negara Kuat
Jumat, 27 Maret 2026 -
Bukan Kebakaran, Damkar Bandar Lampung Sibuk Evakuasi Ular hingga Anak Hilang saat Lebaran
Jumat, 27 Maret 2026 -
Viral Aksi Blokir Rel di Garuntang Usai Kecelakaan, KAI Tegaskan Ancaman Pidana hingga Rp1 Miliar
Jumat, 27 Maret 2026








