Dinkes Lampura Pastikan Tidak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampura memastikan tidak ada temuan klaster kasus Covid-19 pada sejumlah sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara langsung sejak awal September lalu.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lampura, dr Dian Mauli, M.H menyebutkan, hal tersebut yang mendasari Dinkes tidak melakukan skrining atau penyaringan di sekolah.
"Tidak dilakukan skrining di lingkungan sekolah karena belum ada temuan kasus Covid-19 sampai saat ini" jelas Dian, Senin (25/10/2021).
Sementara itu untuk sasaran vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara, telah mencapai 37 persen sasaran. "Vaksin terus dilakukan. Diharapkan akhir tahun mencapai target pemerintah," ujar Dian.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara, Mat Soleh juga menjelaskan, sampai saat ini belum ditemukan klaster sekolah yang terpapar Covid-19 dan pihaknya terus melakukan evaluasi.
"Alhamdulillah tidak ditemukan kasus Covid-19. Kalau tenaga pengajar sudah hampir 100 persen telah divaksin, kecuali yang memiliki riwayat penyakit yang tidak diperbolehkan," jelas Mat Soleh.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan Polres Lampura untuk pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi seluruh siswa SMP se Kabupaten.
"Waktu pelaksanaan belum dipastikan karena menunggu ketersediaan dosis vaksin, terkait jumlah mencapai 15 ribu siswa lebih," pungkas Mat Soleh. (*)
Video KUPAS TV : LEWAT MAINAN PESAWAT DAN BURUNG REMOTE CONTROL, PRIA ASAL LAMSEL HASILKAN JUTAAN RUPIAH
Berita Lainnya
-
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026 -
Guru SD Negeri 3 Sindang Sari Lampung Utara Keluhkan MBG Tidak Layak Konsumsi, Tempe Pahit dan Buah Busuk
Senin, 12 Januari 2026









