56 Persen Penghuni Lapas Gunung Sugih Terpidana Kasus Narkoba
Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Edi Swasono, saat kunjungan ke Lapas Gunung sugih, Rabu (13/10/2021). Foto: Towo/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - 56 persen penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunung Sugih merupakan terpidana kasus narkoba.
Hal itu dikatakan Kalapas Gunung Sugih, Denial, saat menyambut kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Edi Swasono di Lapas Gunung sugih, Rabu (13/10/2021).
Denial juga menjelaskan, dari 56 persen tersebut, 114 orang merupakan pengguna narkoba dan selebihnya pengedar. "Saat ini jumlah penghuni mencapai 608 orang dan kita akui sudah over kapasitas," katanya.
Baca juga : Kepala BNNP Lampung: Pengguna Narkoba di Lamteng Mencapai 11531 Orang
Sedangkan untuk penghuni Lapas, sampai saat ini sudah divaksin semua, dan juga termasuk para Pegawai Lapas.
Sementara Kepala Badan Narkotika Lampung, Brigjen Edi Swasono, terkejut mengetahui bahwa 56 persen penghuni Lapas Gunung Sugih adalah Kasus Narkoba. "Ini perlu ada perhatian khusus untuk Lampung Tengah," ujarnya.
Dengan tingginya kasus narkoba ini menunjukkan tingginya peredaran Narkoba di Lampung Tengah. "Ini menjadi Atensi kita dan Pemerintah Daerah," ungkapnya.
Brigjen Edi swansono juga memberikan pengarahan pada para Warga Binaan, setelah bebas nanti menjadi duta narkoba. "Cukup sekali kalian bermasalah dengan barang haram ini," terangnya. (*)
Video KUPAS TV : PEMKOT BANDAR LAMPUNG HIBAHKAN LAHAN DAN BANGUNAN KE POLSEK TELUK BETUNG TIMUR
Berita Lainnya
-
2.500 Kader NU Padati Apel Akbar Harlah Ansor-Fatayat di Lampung Tengah
Minggu, 26 April 2026 -
Plt Bunda PAUD Lampung Tengah Resmi Buka Gebyar Hari Kartini Bangun Rejo, Tanamkan Nilai Berani dan Berbudaya Sejak Dini
Sabtu, 25 April 2026 -
Ni Ketut Dewi Nadi Ajak Orang Tua Aktif Lindungi Anak dari Narkoba
Sabtu, 25 April 2026 -
Warga Patungan Perbaiki Jalan di Lamteng, Budi Hadi Minta Pemda Sikapi Serius Aspirasi Warga
Kamis, 23 April 2026








