Diduga Langgar PPKM, City Biliard : Kita Buka Hanya untuk Latihan Atlet PON
City Biliard, arena permainan billiard di Plaza Lotus, Jalan Raden Intan, Enggal, Bandar Lampung.
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Diduga melanggar PPKM, Pemilik City Biliard, Made Suriyana mengatakan bahwa City Biliard digunakan untuk tempat pemusatan latihan bagi para atlet PON dan tidak dibuka untuk umum.
"Atlet billiard dari seluruh Lampung memang pusat latihannya disini (City Biliard), jadi semua yang main disini memang atlet. Kami diminta untuk menyiapkan tempat latihan bagi atlet PON Lampung yang akan berangkat ke Papua pada 27 September nanti," kata Made.
City Biliard, arena permainan billiard di Plaza Lotus, Jalan Raden Intan, Enggal, Bandar Lampung diduga telah melanggar ketentuan yakni dengan membuka arena tersebut untuk umum.
Alih-alih sebagai tempat pusat latihan bagi atlet-atlet biliard, diketahui beberapa pengunjung datang untuk bermain. Padahal, selama masih diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tempat hiburan seperti karaoke, bioskop, diskotik termasuk biliard ditutup untuk sementara waktu.
Sementara, Kapolsek Tanjung Karang Barat Kompol David Jeckson Sianipar bersama personel datang ke City Biliard, arena permainan billiard di Plaza Lotus (25/9/2021)
"Kemarin (Sabtu) anggota kami sudah tinjau ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut dan benar City Billiard membuka arena dengan sejumlah pengunjung didalamnya," kata David, Minggu (26/9/2021).
David mengungkapkan, Ia dan pihaknya datang untuk memperingati terlebih dahulu. Jika masih dilakukan pelanggaran, pihaknya akan menutup paksa bersama tim Satgas Covid 19. (*)
Video KUPAS TV : TOL LAMPUNG TERAPKAN SPEED GUN, TILANG KENDARAAN DI ATAS 100 KM/JAM
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Lampu Jalan Demi Keamanan Pemudik Lebaran
Rabu, 18 Maret 2026 -
BATIQA Hotel Lampung Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Kebahagiaan dengan Panti Asuhan Jabal Nur
Rabu, 18 Maret 2026 -
PTPN I Reg.7 Antar 80 Pemudik Gratis ke Bandung dan Yogya
Rabu, 18 Maret 2026 -
PPPK Paruh Waktu Demo Tuntut THR Rp 1,2 Juta, Pemkot Metro hanya Beri Rp 300 Ribu
Rabu, 18 Maret 2026








