Suasana Berbeda Saat PTM Terbatas di SMPN 1 Way Jepara Lamtim
Belajar saat pandemi SMP Negeri 1 Way Jepara, satu ruang kelas tidak lebih dari 10 siswa. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Suasana belajar di sekolah tampak berbeda, perbedaan perilaku siswa disebabkan karena wabah Covid-19 yang melanda hampir dua tahun ini.
Seperti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1, yang ada di Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur (Lampung), semua siswa mengenakan masker dan posisi tempat duduk diberi jarak lebih dari 1 meter, dan jumlah siswa tidak lebih dari 8 anak.
"Masker menjadi atribut wajib bagi siswa dan guru pengajar, jumlah siswa juga terbatas di setiap ruang, yakni 25 persen dari kuota ruang belajar," kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Way Jepara, Budoyo, saat ditemui kupastuntas.co, Selasa (14/9/2021).
"Setiap ruang juga kita sediakan hand sanitizer dan air bersih sebagai sarana cuci tangan," timpalnya.
Budoyo mengaku, setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Pendidikan, dirinya sebagai kepala sekolah langsung memberikan instruksi kepada semua guru untuk aktif melakukan belajar tatap muka, dan penghubung sekolah memberikan instruksi kepada wali murid melalui surat edaran.
Belajar tatap muka di SMPN 1 Way Jepara, sudah dimulai sejak Jumat (9/9/2021), namun sesuai dengan instruksi dari Dinas Pendidikan penerapan belajar dilakukan sehari tiga kali pertemuan hal itu di lakukan untuk mengurangi kerumunan siswa.
"Selama empat kali pertemuan atau empat hari, kami melihat situasi nya cukup maksimal, artinya anak-anak memahami kondisi dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Pemerintah terkait belajar di tengah pandemi Covid-19," terangnya. (*)
Video KUPAS TV : BUDIDAYA MADU TRIGONA DI HALAMAN RUMAH DAPAT UNTUNG BESAR
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Targetkan Lamtim Jadi Penghasil Kakao Terbaik di Lampung
Selasa, 27 Januari 2026 -
Prajurit Marinir Asal Lampung Timur Gugur Tertimbun Longsor, Pemakaman Berlangsung Haru
Selasa, 27 Januari 2026 -
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026









