Camat TBS Akan Panggil Lurah Terkait Pendataan Anak yang Orang Tuanya Meninggal Akibat Covid-19
Foto: Ist.
Anak yang Orang Tuanya Meninggal Akibat Covid-19
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Camat Kecamatan Teluk Betung Selatan (TBS), Ichwan Adji akan panggil lurah-lurah di Kecamatan TBS terkait pendataan anak-anak yang orang tuanya meninggal karena covid-19.
“Kami akan panggil lurah-lurah nya dulu,” kata Ichwan Adji ketika dimintai keterangan lewat sambungan telfon, Jumat (27/8/2021).
Hal itu Ia lakukan karena memang belum ada pendataan anak-anak yang terdampak covid-19 di Kecamatan TBS.
“Nanti kita bereskan, kalau surat dari dinsos sepertinya belum ya,” ungkapnya.
Hal senada juga disebutkan oleh Camat dari Kecamatan Enggal, Samsurizal yang juga belum melakukan pendataan anak yatim, piatu, atau yatim-piatu ini.
“Kami belum mendata itu. Surat dinsos juga belum terima,” katanya.
Terkait anak terdampak covid-19, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan bahwa pemkot akan mendata ulang dan memberikan santunan kepada anak-anak tersebut.
“Kita akan kembali data ulang, dan insya Allah nanti kita akan berikan santunan,” kata Eva Dwiana.
Ia menyampaikan bahwa santunan yang akan diberikan kepada anak-anak tersebut yaitu berupa uang tunai.
“Kalau pendidikan kan kita sudah gratis. Untuk besaran nya uangnya masih belum kita pastikan ya,” ujarnya.
Sedangkan terkait data anak-anak tersebut, Walikota Eva masih belum bisa memberikan komentar apapun.
“Kalau data sampai saat ini Bunda belum berani bicara ya,” tambahnya. (*)
Video KUPAS TV : INGIN MENUKAR PESANAN, DRIVER OJOL BANDAR LAMPUNG DIKEROYOK WARGA
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








