Pengusaha Wedding Organizer Banting Setir jadi Penjual Bakso
Foto: Gamela/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pandemi Covid-19 membuat pekerja di berbagai bidang harus memutar otak mencari cara agar bisa bertahan, termasuk orang-orang yang menggeluti usaha wedding organizer (WO).
Pelaku usaha jasa WO Surya (29) adalah orang yang merasakan dampak dari pandemi Covid-19 dan PPKM bagi usahanya. WO dekorasi bernama "Senja Dekorasi" yang sudah ia mulai sejak pertengahan 2018 kini mengalami kerugian hingga 50%.
"Pendapatan sebelum pandemi bisa hampir Rp20 juta per bulan. Masa Pandemi sangat-sangat berkurang. Bisa dikatakan jauh, jauh dari angka normal. Kisaran satu bulanya dibawah 10 juta atau 50% turun," kata Surya, Jumat (20/8/21).
Agar bisa survive, ia akhirnya banting setir berjualan bakso dan tahu sejak 9 agustus lalu di dekat lampu merah Kaliawi, Bandar Lampung.
"Jaulan pakai mobil pick up dan mulai buka dari pukul 16.30-22.00 WIB," ujarnya.
Ia berharap pemerintah memberikan kebijakan yang solutif kepada para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 agar bisa beraktivitas seperti semula.
"Semoga corona cepat berlalu dan kembali normal seperti dulu. Para petinggi khususnya Walikota dan Gubernur semoga ada kebijakan sendiri untuk bisa membantu para pekerja yang terdampak Covid-19 ini. Terutama buat para pekerjanya tersendiri, untuk pekerja seni nya agar dapat solusinya juga bagaimana caranya untuk bisa hidup dan bertahan hidup," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








