Evaluasi PPKM, Walikota Eva: Penyekatan Masih Diberlakukan
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, dalam masa perpanjangan PPKM Level 4, penyekatan di sejumlah jalan masih diberlakukan, Sabtu (14/8/2021).
Hal itu Ia sampaikan usai menghadiri Rapat Analisis dan Evaluasi PPKM Level 4 di Wilayah Kota Bandar Lampung bersama Polresta Bandar Lampung hari ini.
“Bunda imbau masyarakat untuk jangan takut dengan adanya penyekatan ini, kalau misalnya masyarakat terganggu, ini dilakukan demi kepentingan bersama,” kata Eva.
Eva menjelaskan, penyekatan ini merupakan upaya untuk mengurangi mobilitas masyarakat sebanyak 30% di Kota Bandar Lampung. Sehingga, Ia meminta masyarakat untuk benar-benar tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan apapun.
“Jadi kita mohon bekerjasama kepada seluruh masyarakat semua untuk kebaikan kita juga,” ungkapnya.
Jika pun ada hal mendesak yang mengharuskan berkegiatan keluar, Eva mengimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan dan selalu terapkan 5M.
“Tolong pakai maskernya, jangan hanya saat ada bunda lewat saja, jangan hanya saat diingatkan orang saja pakai masker. Selalu pakai masker,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kesadaran masyarakat untuk vaksinasi di Kota Bandar Lampung juga sudah cukup baik.
“Untuk vaksinasi juga, doakan saja semua vaksin kita terus ada dan segera dikirimkan untuk umum lebih banyak lagi, sekarang kita sedang fokus ke penyuntikan kedua,” tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : SATGAS COVID BUBARKAN KERUMUNAN VAKSINASI DI RS ABDUL MOELOEK
Berita Lainnya
-
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026








