Lamtim Terapkan PPKM Level 4, Bupati Dawam: Tak Ada Penyekatan
Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Bupati Dawam Rahardjo mengatakan, Lampung Timur (Lamtim) masuk PPKM Level 4, Rabu (11/8/2021).
"Meski menerapkan PPKM level 4, namun tidak ada penyekatan," kata Dawam.
Ia juga mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran penerapan Protokol Kesehatabn (Prokes) agar terhindar dari Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur, Nanang Salman menjelaskan, tingkat kematian di Lamtim masih relatif tinggi bila dibanding dengan kabupaten lain yang ada di Provinsi Lampung, sehingga penanganan Covid-19 harus perlu keseriusan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri menerapkan Prokes.
Ia juag mengatakan, Ketersediaan oksigen juga menjadi perhatian kusus, Rumah Sakit Umum Sukadana standarnya harus memiliki stok tabung oksigen 250 tabung. Namun sampai saat ini tabung oksigen yang ada masih 170.
"Dari 170 tabung yang ada, 40 tabung dari bantuan pihak swasta seperti hari ini, Rumah Sakit Sukadana menerima bantuan oksigen sebanyak 25 tabung," kata Nanang.
Manager Rumah Sakit Umum Sukadana, Wayan Widiana mengatakan, dari 170 tabung oksigen yang terpakai sebanyak 37 tabung, sehingga masih ada stok 133 tabung.
"Perlu diketahui 37 tabung oksigen yang terpakai untuk pasien, tidak semua pasien Covid-19 melainkan pasien umum seperti penyakit paru, menjelang oprasi dan sebagainya," kata Wayan. (*)
Video KUPAS TV : GUBERNUR LAMPUNG TERIMA BANTUAN 15 TON OKSIGEN UNTUK PASIEN COVID
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Respon Video Viral Pelajar Seberangi Sungai, Usulkan Jembatan Merah Putih
Senin, 02 Februari 2026 -
Winarti Serahkan Bibit Alpukat untuk 24 Kecamatan di Lampung Timur, Wujud Pesan PDI Perjuangan Merawat Bumi
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Winarti Buka Musancab PDI Perjuangan Se-Lampung Timur, Tekankan Soliditas Kader dan Penguatan Ranting
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Pengurus DPD PDI Perjuangan Lampung Kunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo, Winarti Dorong Pelestarian dan Pengembangan Wisata Sejarah
Sabtu, 31 Januari 2026









