Maksimalkan PPKM, Pemprov Lampung Minta Daerah Siapkan Tempat Isolasi Terpadu
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong pemerintah kabupaten kota untuk mendirikan tempat isolasi terpadu (isoter) yang digunakan untuk merawat pasien positif Covid-19 tanpa gejala.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan, pendirian tempat isolasi terpadu erat kaitannya dengan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Isolasi mandiri terpadu erat kaitan dengan PPKM mikro. Sudah ada intruksi Menteri Dalam Negeri dan Intruksi Gubernur untuk mendorong aparat desa membentuk isolasi terpadu," kata Fahrizal saat dimintai keterangan, Selasa (10/8/2021).
Ia melanjutkan, pemerintah daerah pada tingkat kelurahan dapat memanfaatkan anggaran dana desa untuk mendirikan tempat isolasi terpadu dengan memanfaatkan bangunan yang ada.
"Misalnya bisa pakai sekolah. Karena selama ini kan sekolah nya daring dan tidak dipakai jadi sementara bisa digunakan untuk lokasi isolasi terpadu," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, Zaidi Rina mengatakan, saat ini pencarian dana desa tahap kedua sudah mencapai angka 50 persen.
"Dana desa untuk tahap kedua sendiri sudah mulai pencairan dan sudah mencapai 50 persen. Tinggal berapa daerah lagi yang sedang dalam proses pencairan," jelas Zaida.
Ia juga mengatakan jika saat ini Provinsi Lampung telah memiliki posko penanganan Covid-19 dengan jumlah mencapai 4.200 posko yang melaporkan perkembangan penanganan Covid-19 setiap harinya. (*)
Video KUPAS TV : ASRAMA HAJI LAMPUNG RESMI JADI RUMAH SAKIT DARURAT COVID-19
Berita Lainnya
-
HKBP Distrik XXXII Lampung Gelar Pembinaan 300 Parhalado, Ephorus Pdt. Dr. Victor Tinambunan Jadi Narasumber Utama
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Siap Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 -
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026








