Tekan Lonjakan Covid-19, Dua Puskesmas di Sekampung Lamtim Gencarkan Vaksinasi
Anggota TNI menjaga ketat kegiatan vaksinasi di Puskesmas Kecamatan Sekampung. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Guna mencegah penyebaran Covid 19, dua Puskesmas di Kecamatan Sekampung, Lampung Timur (Lamtim) menyiapkan 140 dosis vaksin, Selasa (13/7/2021).
Kapten Infanteri Damiri Bakri mengatakan, TNI Koramil 429-11 Sekampung turut serta mengamankan dan manjaga kegiatan vaksinasi tersebut.
"140 dosis diperuntukan bagi masyarakat Kecamatan Sekampung guna mencegah pnyebaran Covid-19," kata Kapten Infanteri Damiri.
Ia juga berharap, meskipun masyarakat sudah melakukan vaksin namun harus tetap menjaga protokol kesehatan, yakni dengan tetap menggunakan masker ditempat umum, tidak melakukan kegiatan yang mengundang banyak orang seperti hajatan (pesta).
"Vaksin sifatnya hanya memperkuat daya tahan tubuh (imun) bukan berarti yang sudah vaksin tidak akan terpapar Covid 19, tetap saja bisa terpapar namun resiko lebih ringan dari pada yang tidak vaksin," lanjutnya.
Sementara itu, Sekertaris gugus tugas Kabupaten Lampung Timur, Mashur menjelaskan, hingga Selasa (13/7/2021) perkembangan Covid19, tercatat 2.480 terkonfirmasi positif Covid-19, 1.794 diantaranya telah menjalani isiloasi dan 187 orang meninggal.
"Dengan kondisi seperti tersebut, semua elemen masyarakat diharapkan tidak menyepelekan kasus Covid-19, artinya harus tetap waspada dengan menjalankan protokol kesehatan," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : SIAP-SIAP! SEMUA SIARAN TV ANALOG AKAN DIHAPUS !
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Respon Video Viral Pelajar Seberangi Sungai, Usulkan Jembatan Merah Putih
Senin, 02 Februari 2026 -
Winarti Serahkan Bibit Alpukat untuk 24 Kecamatan di Lampung Timur, Wujud Pesan PDI Perjuangan Merawat Bumi
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Winarti Buka Musancab PDI Perjuangan Se-Lampung Timur, Tekankan Soliditas Kader dan Penguatan Ranting
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Pengurus DPD PDI Perjuangan Lampung Kunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo, Winarti Dorong Pelestarian dan Pengembangan Wisata Sejarah
Sabtu, 31 Januari 2026









