Sudah 13 Hari Dusun Bayur Lamtim Lockdown
Tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, saat jaga ketat jalan utama. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Sebanyak 217 rumah yang ada di Dusun Bayur, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, Lampung, sudah 13 hari dijaga ketat oleh tim gugus tugas Covid-19.
Penjagaan tim gugus tugas Covid-19 dilakukan dengan memasang portal pada jalan utama keluar masuk dusun tersebut.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Dusun Bayur rencananya akan dilakukan dari tanggal 28 Juni - 11 Juli atau 14 hari.
Kapolsek Pasir Sakti, AKP Marbun mengatakan, sedikitnya 20 orang di Dusun Bayur terkonfirmasi Covid-19, dan satu orang meninggal akibat terpapar Covid-19.
"Awalnya adanya warga yang menggelar hajatan pernikahan, selesai itu tim medis melakukan swab dan ternyata banyak yang terkonfirmasi hingga 20 orang," kata Marbun.
PPKM di Dusun Bayur diberlakukan untuk memutus virus agar tidak menyebar, dalam aturan pemberlakuan PPKM masyarakat setempat tidak diperbolehkan untuk beraktivitas di luar rumah yang melibatkan banyak orang (berkerumun).
Selain itu warga luar kampung tidak diijinkan untuk masuk, begitu sebaliknya. Sementara waktu untuk keluar kampung, kecuali jika nanti pada 11 Juli, hasil tracing dari 20 orang tersebut sudah tidak terpapar, maka locdown akan diberhentikan.
"Tapi kalau nanti tanggal 11 Juli hasil tracing masih banyak yang terkonfirmasi atau bahkan bertambah, maka PPKM akan kami perpanjang," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : AKIBAT PPKM, PELABUHAN BAKAUHENI MACET TOTAL
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Respon Video Viral Pelajar Seberangi Sungai, Usulkan Jembatan Merah Putih
Senin, 02 Februari 2026 -
Winarti Serahkan Bibit Alpukat untuk 24 Kecamatan di Lampung Timur, Wujud Pesan PDI Perjuangan Merawat Bumi
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Winarti Buka Musancab PDI Perjuangan Se-Lampung Timur, Tekankan Soliditas Kader dan Penguatan Ranting
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Pengurus DPD PDI Perjuangan Lampung Kunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo, Winarti Dorong Pelestarian dan Pengembangan Wisata Sejarah
Sabtu, 31 Januari 2026









