Kurang dari Lima Jam, Tanggamus 12 Kali Diguncang Gempa
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Tanggamus - Dalam waktu kurang dari lima jam, Kabupaten Tanggamus diguncang 12 kali gempa bumi, Kamis (1/7/2021) sejak pukul 05 11 WIB hingga pukul 10.43 WIB. Guncangan yang terjadi merupakan gempa lokal (swarm) akibat geseran sesar Semangko.
Gempa pertama terjadi sekira pukul 05.11 WIB. Guncangan berkekuatan Magnitudo 4,2 itu mengagetkan sejumlah warga Kecamatan Kotaagung Timur, yang baru memulai aktivitas pagi hari usai melaksanakan Salat subuh.
"Guncangan gempa usai subuh itu besar, rumah saja bergetar kuat. Saya bersama anak-anak berhamburan keluar rumah," kata Susi, warga Pekon Talang Rejo, Kotaagung Timur.
Belum habis rasa kaget akibat guncangan, dua puluh menit kemudian atau tepatnya pukul 05.31 WIB gempa bumi kembali mengguncang Tanggamus.
"Saya menghitung, dari gempa pertama pukul 05.11 WIB sampai pukul 10.43 WIB, ada dua belas kali guncangan," kata Ujang, warga Kotaagung.
Menurut Ujang, dari 12 kali gempa bumi itu, guncangan gempa yang kuat terjadi pada gempa bumi pertama pukul 05.11 WIB dan gempa pukul 10.43 WIB.
"Baru kali ini seumur-umur ada dua belas kali gempa bumi di Tanggamus. Info dari pihak kecamatan, ini gempa lokal di laut Teluk Semaka," ungkapnya.
Siti, warga Kecamatan Semaka mengatakan, setelah gempa pertama dan kedua, terjadi lagi gempa susulan pukul 08.50 WIB, pukul 09.01 WIB, pukul 09.11 WIB hingga pukul 10.43 WIB.
"Saya hitung ada dua belas kali gempa bumi dalam kurun waktu lima jam," kata ibu tiga orang anak ini.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Rusdi mengatakan, aktivitas gempa di wilayah Kabupaten Tanggamus ini patut diwaspadai.
Pasalnya, berdasarkan data yang diterima BPBD Tanggamus dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kotabumi, Lampung Utara, dari tanggal 30 Juni sampai 1 Juli 2021 pukul 11.08 WIB, tercatat 42 gempa bumi.
"Meningkatnya aktivitas gempa ini dapat menjadi alarm, bahwa zona gempa di sepanjang patahan sesar Sumatera semakin meningkat. Harus direspon dengan mitigasi yang cepat dan tepat," ujar Rusdi.
Meski demikian, Rusdi menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Jangan percaya dengan isu-isu yang tidak benar. Informasi resmi itu berasal dari pemerintah, dari BMKG," tegasnya.
Kabid Kedaruratan BPBD Tanggamus, Darsun mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kotabumi, Lampung Utara, terpantau gempa bumi di Tanggamus dengan kekuatan Magnitudo 4,2 pada Kamis (1/7/2021) pukul 05.11.16 WIB, dengan pusat gempa 5,56 LS-104.62 BT.
Atau tepatnya berada di laut pada jarak pusat gempa di laut 28 kilometer Tenggara Tanggamus, dengan kedalaman 5 kilometer.
Lalu gempa susulan dengan daya 4,6 magnitudo pukul 08.50 WIB, lokasi 5.59 LS - 104.61 BT atau 14 kilometer Barat Daya Tanggamus, dengan kedalaman 2 kilometer.
Kemudian pukul 09.01 WIB gempa susulan 2,9 magnitudo dengan lokasi 5.56 Lintang Selatan - 104.60 Bujur Timur, atau 12 kilometee Barat Daya Tanggamus, dengan kedalaman 2 kilometer.
Pada pukul 09.11 WIB, gempa bumi kembali terjadi dengan kekuatan 1,9 magnitudo, dengan lokasi 5.56 Lintang Selatan - 104.53 Bujur Timur, atau 25 kilometer Barat Daya Tanggamus, di kedalaman 10 kilometer.
Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di Kabupaten Pringsewu, dan Pesawaran.
Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Dari hasil permodelan diketahui jika gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
"Sementara ini kami belum menerima informasi atau laporan adanya kerusakan, korban jiwa maupun luka-luka. Selain itu, gempa ini tidak berpotensi tsunami," ujar Darsun. (*)
Video KUPAS TV : GeNOSE ALAT PENDETEKSI COVID-19 BISA DIGUNAKAN SECARA GRATIS
Berita Lainnya
-
Kepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Way Gelang Tanggamus Diringkus Warga
Selasa, 17 Februari 2026 -
Anak Hanyut di Bendungan Way Bedeng Tanggamus, Tim SAR Perluas Pencarian
Selasa, 17 Februari 2026 -
Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan Kematian Pejabat DPMPTSP Tanggamus
Minggu, 15 Februari 2026 -
Kabid Perizinan DPMPTSP Tanggamus Ditemukan Meninggal di Ruang Kerja, Keluarga Tolak Autopsi
Minggu, 15 Februari 2026









