Tracing 10 Napi Positif Covid-19, Lapas Kotabumi Swab 150 Warga Binaan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Kotabumi Lampung Utara. Foto: Riki/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Pasca 10 narapidana (Napi) dinyatakan positif Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Kotabumi Lampung Utara (Lampura) melakukan tracing dengan swab tes terhadap 150 warga binaan yang diduga kontak erat.
Humas Lapas Kelas IIA Kotabumi, Aditia Marwan mengatakan, swab itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 di area Lapas.
"Sudah 150 warga binaan yang diswab," jelas Aditia, saat memberikan keterangan, Kamis (24/06/2021).
Aditia menambahkan, sejauh ini kondisi tersebut masih terkendali dan untuk warga binaan yang positif maupun reaktif diisolasi di kamar khusus. "Telah kita siapkan kamar dan blok untuk melakukan isolasi," terangnya.
Sementara Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lampura, dr.Dian Mauli mengatakan, terjadi penambahan 9 kasus Covid-19 di Lampura hari ini, sehingga total akumulasi menjadi 1.970 kasus dengan 1.566 dinyatakan sembuh dan 69 kasus kematian.
"Kalau untuk hasil swab tes hari ini tidak ada klaster Lapas, dan sampai saat ini baru 10 orang warga binaan di Lapas yang positif," jelas Dian.
Dian juga menyebutkan, dari hasil swab terhadap warga binaan hari ini, yang dinyatakan positif dilakukan isolasi dan dipisahkan dari yang negatif.
"Upaya awal ini adalah isolasi dan sterilisasi Lapas, pemisahan Napi yang terpapar. Sedangkan terkait asal muasal penyebaran masih ditelusuri," pungkas Dian. (*)
Video KUPAS TV : JANGAN LENGAH! PENYEBARAN COVID-19 DI LAMPUNG NAIK LAGI!
Berita Lainnya
-
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026 -
Guru SD Negeri 3 Sindang Sari Lampung Utara Keluhkan MBG Tidak Layak Konsumsi, Tempe Pahit dan Buah Busuk
Senin, 12 Januari 2026









