Tangani Banjir, Pemkot Bandar Lampung Anggarkan Rp100 Juta untuk Pembuatan Masterplan Drainase
Kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung
- Pembuatan Masterplan Drainase 2021 Kota Bandar Lampung menelan anggaran
pendapatan belanja daerah (APBD) senilai Rp100 juta.
Hal itu dikatakan Kepala dinas
Pekerjaan Umum (PU) kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan usai rapat di Gedung
Semergou pemerintah kota setempat, Rabu (31/3/2021).
Menurut Iwan, Masterplan
Drainase tersebut saat ini masih dalam penyusunan, dan direncanakan akan
rampung pada akhir 2021 mendatang.
"Kita habiskan Rp100 juta
untuk pembuatan masterplan, baik untuk pemetaan dan penanganan banjir,"
ujar Iwan.
Ia menjelaskan, masterplan
drainase adalah sebuah produk ilmiah yang memetakan titik banjir di Kota Bandar
Lampung, dan cara penanganan.
"Jadi kita tunggu
hasilnya, itukan satu tahun. Hasilnya nanti berupa buku, bukunya itu ada
beberapa yang memang harus cepat kita programkan, maka dipercepat
perencanaannya yang akan dilakukan pada tahun 2022," lanjutnya.
Dia juga menerangkan, pembuatan masterplan tersebut tidak ada ketentuannya, berapa tahun sekali dibuat, hanya jika dirasa perlu maka dibuat.
"Karena inikan sudah
banyak titik banjir baru di kota Bandar Lampung, saya kira harus menyeluruh
penanganan banjir ini agar penanggulangan banjir lebih sistematis, sehingga
kita buatkan dulu masterplannya," ujarnya.
Sementara itu tambahnya, masterplan terakhir dibuat pada 2012, yang selama ini menjadi rujukan setiap kali menangani banjir di kota setempat. (*)
Video KUPAS TV : RESES DPR RI TIDAK MEMBERI DAMPAK BERARTIUNTUK KEMAJUAN LAMPUNG (BAGIAN 4-HABIS)
Berita Lainnya
-
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026








