Satu Pegawai Reaktif Antigen, Kantor Diskominfo Tuba WFH Tiga Hari
Surat edaran yang beredar di WhatsApp Group Kominfo. Foto: Erwin/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Tulang Bawang - Kantor Dinas Kominfo (Diskominfo) Tulang Bawang (Tuba) mulai besok sampai 3 hari kedepan akan diberlakukan WFH ( Work From Home), pasalnya ada salah satu kasi di dinas tersebut terpapar Covid-19 atau reaktif dari hasil rapid antigen.
Hal itu diperjelas dengan surat edaran yang beredar di WhatsApp Group Kominfo, bahwa mulai dari tanggal 02 sampai tanggal 04 maret 2021 akan diberlakukan untuk sementara waktu ASN Dinas Kominfo bekerja dari rumah.
Salah satu Kabid di dinas Kominfo yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan bahwa ada salah satu ASN yang menjabat selaku Kasi terpapar Covid-19, maka dari itu di instruksikan oleh Kepala Dinas untuk sementara bekerja dari rumah.
"Benar, salah satu Kasi positif dengan gejala meriang dan sesak napas, dikarenakan suami yang bersangkutan memang terlebih dahulu terpapar Covid-19," jelasnya, saat dihubungi Kupastuntas.co, Senin (1/3/2021).
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan, Fatoni juga membenarkan bahwa ada salah satu staf di Dinas Kominfo yang telah dilakukan rapid test Antigen dan hasilnya yang bersangkutan reaktif.
Dijelaskan Fatoni, berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan no 446 tahun 2021, apabila dilakukan rapid antigen dan hasilnya reaktif maka diputuskan yang bersangkutan telah terpapar Covid-19.
"Apabila yang bersangkutan dinyatakan negatif, maka akan dilanjutkan ke swab PCR," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : VAKSINASI NAKES DI PESAWARAN TELAT? PEMKAB SUDAH ATUR JADWAL
Berita Lainnya
-
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Indah Jaya Tulang Bawang ‘Panen Ikan’ sebagai Protes
Jumat, 06 Februari 2026 -
Ancam Sebar Foto Asusila, Wartawan Gadungan di Tulang Bawang Peras Korban Rp30 Juta
Kamis, 05 Februari 2026 -
Zona Ekonomi Biru Jadi Andalan Tulang Bawang Dongkrak Ekonomi Pesisir
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Sampah Kian Mengkhawatirkan, TPS3R Jadi Terobosan Pemkab Tulang Bawang
Rabu, 07 Januari 2026









