Sejak 2019, Pengajuan Perbaikan Jalan di Sukorahayu Lamtim Belum Ada Tanggapan Pemda
Seorang pedagang ikan saat mengendarai sepeda motor di jalan rusak sepanjang 2 kilo meter, Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Jalan sepanjang 2 ribu meter, yang ada di Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, yang merupakan tanggung-jawab Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, sudah sejak 2019 mengalami kerusakan dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan, Selasa (16/2/2021).
Kepala Desa Sukorahayu, Khasbullah mengatakan, jalan dimaksud merupakan jalan alternatif yang menjadi perlintasan dari berbagai daerah, khususnya pelaku bisnis yang berhubungan dengan ikan laut.
"Bukan hanya warga Labuhan Maringgai saja yang melintas, melainkan dari Kota Metro, Kota Gajah dan Lampung Utara, karena jalan tersebut jalan alternatif menuju Laut Kuala Penet," kata Khasbullah.
Khasbullah mengaku sudah pernah mengajukan permohonan perbaikan jalan sepanjang 2 kilo meter itu pada 2019. Namun sama sekali tidak ada tanggapan. Karena jika jalan tersebut diperbaiki, tentu sangat membantu warga sekitar dan warga dari luar daerah.
"Warga Desa Sukorahayu ini kalau mau ke Kabupaten Lampung Timur ya melintasi jalan tersebut. Bisa lewat jalan lainnya, namun jarak tempuh akan lebih jauh," papar Khasbullah.
Sementara salah seorang warga asal Kecamatan Way Jepara, Kholik mengaku, dirinya setiap hari melintasi jalan tersebut, dengan tujuan untuk mengambil ikan dari Kuala Penet.
"Ya saya kerja kan jual ikan keliling, mengambil ikan nya dari Kuala Penet. Setiap hari pasti lewat jalan ini, dan semua yang melintas sini pasti mengeluhkan jalan ini," ujar Kholik.
Kholik menambahkan, selain menghambat waktu juga menjadi penyebab rusaknya onderdil sepeda motor, atau mobil karena lubang dan terjalnya batu yang terkelupas dari badan jalan. "Apalagi musim hujan seperti saat ini. Sudah jalan berlubang, licin lagi," keluhnya. (*)
Video KUPAS TV : HALAMAN RUMAH JADI LAHAN TANAMAN PAKCOY DENGAN SISTEM HIDROPONIK, PERMINTAAN PASAR TINGGI
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Respon Video Viral Pelajar Seberangi Sungai, Usulkan Jembatan Merah Putih
Senin, 02 Februari 2026 -
Winarti Serahkan Bibit Alpukat untuk 24 Kecamatan di Lampung Timur, Wujud Pesan PDI Perjuangan Merawat Bumi
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Winarti Buka Musancab PDI Perjuangan Se-Lampung Timur, Tekankan Soliditas Kader dan Penguatan Ranting
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Pengurus DPD PDI Perjuangan Lampung Kunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo, Winarti Dorong Pelestarian dan Pengembangan Wisata Sejarah
Sabtu, 31 Januari 2026









