• Jumat, 22 Januari 2021

Pengrajin Tahu di Bulok Karto Pringsewu Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai Impor

Selasa, 12 Januari 2021 - 16.39 WIB
26

Winarto (45), salah satu pengrajin tahu, di RT 04 RW 01 Pekon Bulok Karto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Foto: Rifaldi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Akibat kenaikan harga kedelai baru-baru ini ikut dikeluhkan pengrajin tahu yang berada di Pekon Bulok Karto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Salah satu pengrajin tahu, Winarto (45) warga RT 04 RW 01 Pekon Bulok Karto mengatakan, pengrajin tahu di daerahnya sudah berjalan selama 20 tahun dan selama ini mengandalkan kedelai impor sebagai bahan baku produksi. 

"Saya merasa kecewa ketika mengetahui harga kedelai impor melonjak sekitar Rp3.000 per kilo pada awal tahun kemarin," ujar Winarto, Selasa(12/1/2021).

Winarto melanjutkan, untuk harga kedelai yang semula di kisaran Rp7.000 per kilo kini naik menjadi Rp9.000 per kilo. Sebelum naik ia bisa membuat tahu sampai 10 ribu, namun sekarang hanya bisa membuat sampai 5 ribu tahu.

"Mau tidak mau tetap dibuat sesuai standar ukuran tahu sebelumnya. Sedangkan untuk harga per biji Rp200. Konsumen tidak mau tau masalah harga kedelai naik," lanjutnya.

Untuk harga jual ke konsumen juga menjadi kendala, karena jika dibuat tipis dan kecil ukuran tahu, pasti pelanggan atau konsumen mengeluh.

Winarto berharap supaya harga kedelai bisa cepat turun kembali, karena kalau kondisinya terus seperti ini, ia takut akan menutup usahanya. (*)


Video KUPAS TV : SANTUNAN KELUARGA KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA DICAIRKAN RP 50 JUTA SETELAH IDENTIFIKASI