Puncak Arus Balik, Penumpang Keluhkan Tak Ada Penerapan Jaga Jarak di Pelabuhan Bakauheni
Sejumlah penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Jawa di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Bakauheni, Minggu (3/1/2021). Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Puncak arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, sejumlah penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Jawa mengeluhkan tidak adanya penerapan protokol kesehatan jaga jarak di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Bakauheni, Minggu (3/1/2021).
Keluhan tersebut terjadi lantaran masih banyaknya para penumpang yang tidak menerapkan protokol kesehatan jaga jarak ketika melakukan Vending Machine atau pencetakan tiket dan di area Boarding Pas. Terlebih tidak adanya pengawasan dan pengarahan petugas kepada penumpang yang berkerumun.
Minimnya pengawasan dan pengarahan tersebut membuat sebagian besar penumpang hanya berfikir bagaimana caranya segera dapat naik kapal.
Kadek Lukina, seorang penumpang yang akan kembali ke Jakarta mengaku, ketika melihat kondisi tersebut pun langsung berinisiatif untuk memisahkan diri dan memilih menunggu lantaran khawatir akan penularan Covid-19.
"Disana banyak orang, jadi berkerumun. Saya menghindari saja harus jaga jarak. Seharusnya mereka sadar ada batas jaraknya biar jangan berkerumun," kata Lukina.
Menurutnya, peran petugas sangat penting dalam terlaksananya protokol kesehatan penumpang ketika akan melakukan pencetakan tiket atau pun menunggu kapal tersebut.
"Mungkin petugas nya kurang tegas untuk protokol kesehatan," lanjutnya.
Hal serupa juga dikatakan Slamet Riyadi, seorang penumpang yang berasal dari kota Bandar Lampung. Ia mengaku kurang nyaman karena kondisi yang berdesak-desakan, sehingga mengabaikan protokol kesehatan tersebut.
"Saya pribadi kurang nyaman. Tadi saat pertukaran tiket masih tidak ada jarak," ungkap Slamet.
Dia pun berharap supaya para petugas dapat selalu mengawasi dan mengarahkan para penumpang supaya terus menjaga jarak ketika antri melakukan pencetakan tiket dan menunggu kapal.
"Harapan saya kedepannya harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan," tuturnya. (*)
Video KUPAS TV : Kapal Dari Bakauheni Kandas di Dekat Pelabuhan Merak, 9 Jam Terombang Ambing
Berita Lainnya
-
Buruh Mengamuk: 11 Bulan Gaji Tak Dibayar, Kantor DPRD Lamsel Dikepung dan Ban Dibakar
Senin, 06 April 2026 -
Gaji 11 Bulan Tak Dibayar, Buruh PT San Xiong Steel Kecewa Tak Ditemui Bupati dan DPRD
Senin, 06 April 2026 -
Buron Beberapa Hari, Pelaku Curanmor di Kalianda Akhirnya Dibekuk
Senin, 06 April 2026 -
Libur Paskah, Ratusan Ribu Penumpang Padati Penyeberangan Merak–Bakauheni
Minggu, 05 April 2026








