Kemunculan Buaya di Sungai Karang Anyar Lamtim Jadi Tontonan Warga
Sejumlah warga dan anak-anak sedang menonton buaya liar yang muncul di pinggir Sungai, Kamis (17/12/2020). Foto: Agus/Kupastuntas.co
Lampung Timur, Kupastuntas.co - Seekor buaya liar yang kerap muncul di pinggir sungai di Desa Karang Anyar, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur menjadi tontonan warga setempat yang ingin melihat binatang buas itu dari dekat.
Sungai Karang Anyar bermuara ke laut Kuala Penet, Kecamatan Labuhan Maringgai. Jika tidak hati-hati, kehadiran buaya liar itu juga bisa membahayakan warga sekitar.
Warga setempat berharap pihak terkait dapat segera melakukan evakuasi terhadap buaya liar itu ke tempat yang lebih aman.
Sukemi, warga Desa Karang Anyar menuturkan, warga sering buaya liar itu berjemur di pinggir sungai. Bahkan, lanjut dia, beberapa waktu lalu buaya itu sempat mengejar seekor anak sapi yang ada di pinggir sungai.
"Karena di pinggir sungai ini sering digunakan untuk menggembalakan sapi, agar bisa memakan rumput-rumput di sekitar sungai. Namun sejak ada buaya itu kini warga menjadi was-was,” kata Sukemi, Kamis (17/12/2020).
Menurut Sukemi, diduga didalam sungai tersebut tidak hanya ada satu ekor buaya saja. Karena, jejak kaki buaya di tanah pinggiran sungai cukup banyak dan ukurannya berbeda-beda.
"Buaya yang terlihat hari ini lebih besar bila dibandingkan dengan buaya yang muncul beberapa hari lalu," ungkap Sukemi.
Selama ini, di sepanjang pinggir sungai Karang Anyar menjadi lokasi tempat menambat sejumlah perahu milik nelayan. Di pinggiran sungai juga menjadi areal untuk menggembalakan sapi milik warga setempat. (*)
Video KUPAS TV : Toko Oleh-Oleh Khas Lampung Ditutup Satgas Covid-19 Karena Kebanyakan Pengunjung
Berita Lainnya
-
Presiden Prabowo Kucurkan Rp839 Miliar Tangani Konflik Manusia dan Gajah di Way Kambas
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024








